Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI musim hujan di wilayah Jabodetabek berdampak pada kenaikan harga sembako. Hal ini diketahui dari penelusuran harga di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.
Musim hujan, banjir, distribusi komoditas dan susah panen menjadi penyebab kenaikan harga bahan pokok tersebut. Sejumlah petani sayur dan buah pun mengaku sulit memanen di musim hujan. Oleh karena itu stok menurun. Pendistribusian ke sejumlah daerah termasuk Pasar Induk Kramat Jati juga menjadi kendala memasok sayur dan buah.
Rata-rata pasokan sayur dan buah yang masuk ke Pasar Induk Kramat Jati sebesar 125 ton.
"Ketika pedagang hari itu punya sisa 10 ton dan pasokan (stok) telat masuk, harga untuk yang 10 ton tadi jadi naik. Ketika pasokan yang telat tadi baru datang, harga mulai turun dan stabil (lagi)" ujar Asisten Manager Usaha Pasar Induk Kramat Jati Syarif Hidayatulah, Jumat (17/1).
Sebagai pasar grosir sebagian bahan pangan, di Pasar Induk juga mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan jika dibandingkan bulan Desember lalu. Seperti cabai merah dan cabai rawit. Beda halnya dengan harga bawang putih dan bawang merah yang sempat merangkak naik tapi kembali stabil.
Baca juga: Cabai Tembus Rp90ribu/kg, Pemprov DKI: Nanti Kita Urus
Berdasarkan penelurusan Jumat (17/1) siang, harga cabai merah naik dari Rp43.500-55.000 per kg menjadi Rp73.000-84.500 per kg, cabai rawit merangkak naik dari Rp42.500-53.750 per kg menjadi Rp61.000-63.000 per kg di Kuartal II Januari.
Sedangkan bawang merah dari Rp40.000-50.000 per kg turun menjadi Rp40.000 per kg. Bawang putih yang mulanya dari Rp37.500-43.000 per kg kembali stabil di bulan Januari menjadi Rp42.000 per kg.
"Memang ketika semua stok aman, yang jadi kendala adalah akses dari daerah ke sini (Pasar Induk) karena pedagang biasa memasok bawang dari Brebes dan Majalengka. Sedangkan cabai merah besar dipasok dari Bali dan cabai rawit dari daerah Muntilan. Jadi memang musim hujan bisa jadi kendala, apalagi jika banjir," ungkap Syarif.
Para pedagang mengaku banjir yang terjadi awal tahun ini menyebabkan stok persediaan cabai dan bawang berkurang.
"Begini (bawang busuk) yang dipaksa panen karena mengingat musim hujan jadi banyak yang dibuang dan stok makin berkurang. Puncaknya tiga hari lalu, sekarang udah mulai stabil lagi" tutur pedagang bawang, Doni.
"Tiga hari lalu sempat sampai Rp90.000/kg di sini (harga untuk pasar eceran), tapi sekarang sudah turun walau masih tinggi sekitar Rp75.000/kg" ujar pedagang cabai merah besar, Amar.(OL-5)
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan memperkuat pengawasan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Ini merupakan kali kedua secara berturut turut Media Indonesia mendapatkan penghargaan dalam kategori yang sama, sebelumnya Media Indonesia memperoleh penghargaan serupa pada 2019.
Sejak awal halaman muka Media Indonesia mencuri perhatian publik.
MINUM kopi bukan hanya sebagai kebutuhan, melainkan juga sudah jadi gaya hidup kekinian masyarakat Indonesia, khususnya di kota besar.
Dalam mengelola kopi, sebaiknya mempertahankan mutu kopi, mulai bagaimana budi daya kopi yang baik hingga menjadi biji kopi yang siap olah.
Media Indonesia dan Metro TV dinilai aktif menyebarluaskan informasi kebencanaan selama 2019 keapda masyarakat.
PERMINTAAN kopi di Indonesia selalu meningkat karena kegiatan minum kopi sudah menjadi gaya hidup (lifestyle).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved