Selasa 07 Januari 2020, 18:15 WIB

Kadisdik: Rusak, Ijazah tidak bisa Diterbitkan Baru

Gana Buana | Megapolitan
Kadisdik: Rusak, Ijazah tidak bisa Diterbitkan Baru

MI/Agus
Ilustrasi Ijazah

 

DINAS Pendidikan Kota Bekasi mengaku tidak bisa menerbitkan Ijazah atau Surat Tanda Taman Belajar (STTB) kembali apabila rusak. Pemilik ijazah hanya akan mendapatkan surat tanda kerusakan yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan wilayah setempat.

“Tidak bisa diperbaiki, diganti atau diterbitkan baru,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, Selasa (7/1).

Baca juga: Abaikan Aturan Plastik Sekali Pakai, Ada Sanksi Hingga Rp25 Juta

Inay mengatakan, peniadaan penggantian ijazah sudah berlaku sejak adanya Permendikbud nomor 29 Tahun 2014 tentang Ijazah dan STTB. Ijazah yang hilang, rusak karena terbakar atau hal lain tidak dapat diterbitkan ulang.

Jalan satu-satunya adalah, kata Inay, pemilik minta surat keterangan dari sekolah. Sedangkan, Disdik setempat akan mengesahkan surat keterangan tersebut.

“Nanti kita tandatangani, berlaku untuk semua jenjang mulai dari sekolah dasar sampai menengah atas,” jelas dia.

Meski demikian, kata Inay, hingga saat ini belum ada pemohon yang meminta penggantian ijazah. Sebab warga masih fokus membereskan kondisi tempat tinggal mereka yang terdampak banjir.

“Belum ada sih sampai sekarang,” tandas dia. (OL-6)

Baca Juga

DOK Pribadi.

Rano Karno Komitmen Kembangkan Kampung Wisata dan Sanggar Kesenian

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 23:21 WIB
Konsep kafe terbuka dengan nuansa perkebunan, yang berada di tengah pemukiman penduduk, itu menjadi daya tarik...
Dok. Pribadi

Pemkot Tangsel Diminta Lebih Peduli Memajukan Olahraga 

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 23:06 WIB
"Kami berharap pemerintahan kota atau Pemkot Tangsel dapat menggandeng pihak swasta dalam hal pembinaan dan apresiasi...
MI/Ricky Julian

DKI PPKM Level 2, Jumlah Sekolah Peserta PTM Terbatas Belum Akan Ditambah

👤Widhoroso 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 22:57 WIB
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan belum menambah jumlah sekolah peserta Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dalam...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya