Sabtu 04 Januari 2020, 06:45 WIB

Hari Ini, Pemkot Jaktim Bersihkan Kawasan Terdampak Banjir

Zaenal Arifin | Megapolitan
Hari Ini, Pemkot Jaktim Bersihkan Kawasan Terdampak Banjir

MI/Atikah Ishmah Winahyu
Banjir melanda wilayah jakarta

 

PEMERINTAH Kota Administrasi Jakarta Timur akan mulai melakukan bersih-bersih pada kawasan yang terdampak banjir di willayah tersebut. Pembersihan akan dimulai pada Sabtu (4/1).

Wali Kota Jakarta Timur M Anwar mengatakan pembersihan akan dipusatkan di dua titik terparah yang terkena banjir. Dua daerah tersebut yakni Cipinang Melayu dan Kampung Melayu, Jatinegara.

"Besok kita kerja bakti di dua titik, yang paling parah Cipinang Melayu, itu ada 11 RW, yang paling parah ada di RW 3 dan 4," kata Anwar di pos pengungsian Rumah Susun Jatinegara, Jumat (3/1).

Baca juga: Tak Tetapkan Status Tanggap Darurat, Anies : Banjir Cepat Surut

Kerja bakti tersebut ujar Anwar, akan menyasar semua hal yang terdampak banjir dan tidak akan melibatkan warga yang terdampak banjir. Pembersihan hanya dikerjakan oleh Suku Dinas terkait di Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur.

"Warga engga dilibatkan karena sudah kena musibah. Tidur saja kurang masa suruh kerja bakti, jadi tidak mungkin," ujar dia.

Selain pembersihan, ujar Anwar, petugas juga akan menyemprotkan cairan antiseptik di lokasi terdampak banjir.

"Supaya mereka (warga korban banjir) bisa masuk ke rumah dalam keadaan bersih, nanti juga kita semprot antiseptik supaya mereka ngga kena penyakit," tutur Anwar.

Lebih jauh Anwar mengatakan, jika rumah warga terdampak banjir sudah bersih, warga yang berada di pengungsian bisa kembali ke rumah masing-masing.

"Kalau besok (rumahnya) sudah bersih semua, warga bisa pindah ke rumah. Tapi kalau yang belum siap, kita tunggu sampai seminggu ke depan," jelas dia.

Sementara itu, sebagian korban banjir di kawasan Kampung Melayu juga telah mulai membersihkan tempat tinggal yang terendam banjir meskipun diakui masih terkendala peralatan kebersihan.

Nina, 34, salah seorang korban banjir di RT 14 RW 03 mengaku suaminya sudah mulai membersihkan rumah sejak pagi ini. Namun, dirinya tidak bisa ikut membersihkan rumah karena harus menjaga anak di tempat pengungsian.

"Suami tadi sudah ke rumah, mulai dibersihin," ucap ibu satu anak itu saat ditemui di pos pengungsian Rumah Susun Jatinegara.

Ia mengatakan banjir di rumahnya hampir menyentuh plafon. Akibatnya, lumpur yang tersisa setelah banjir surut sangat tebal. Oleh sebab itu, untuk membersihkannya dibutuhkan peralatan yang memadai.

"Alat kebersihan perlu banget, soalnya yang ada di rumah pada hanyut," ucap Nina. (OL-2)

Baca Juga

AFP/ADITYA SAPUTRA

Rizieq Dilaporkan Terkait Lahan Megamendung, Polri Tunggu Penyidik

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 24 Januari 2021, 12:41 WIB
Kuasa hukum PTPN VIII, Ikbar, menyatakan dirinya melaporkan 250 orang yang merupakan pihak penguasa lahan di lokasi pesantren tersebut....
ANTARA/HO-Sudin SDA Jaktim.

Waduk di Kantor Bea Cukai, Jakarta Timur, Meluap

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 24 Januari 2021, 12:12 WIB
Genangan itu terjadi pada pukul 09.00 WIB karena saluran dan volume air di waduk Kantor Bea dan Cukai melebihi kapasitas...
MI/Fahrullah

Gerindra Tuding Pemprov DKI tidak Punya Strategi Pendisiplinan 3M

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 24 Januari 2021, 11:49 WIB
Syarif menilai Pemprov DKI perlu rutin melakukan monitoring dan evaluasi harian. Lalu ada proses pengambilan solusi yang konkret dari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya