Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK DKI menegaskan dana nasabah yang terdapat di bank tersebut aman.
Menindaklanjuti berita yang dimuat media massa tentang dugaan pencurian uang oleh Satpol PP dari rekening Bank DKI, Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini menegaskan dugaan tersebut tidak benar.
Kasus yang terjadi tidak ada hubungannya dengan dana nasabah yang ada di Bank DKI karena tidak terkait dana nasabah yang berada di Bank DKI.
"Layanan dan kegiatan operasional perbankan tetap berjalan dengan normal. Bank DKI menjamin keamanan dana nasabah," kata Herry dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Senin (18/11).
Herry mengungkapkan, sejak awal permasalahan itu, Bank DKI telah melaporkan kepada pihak penegak hukum.
Baca juga: Pembobolan Bank DKI Rp32 Miliar oleh Anggota Satpol PP Sejak Mei
Selain itu, kejadian ini dilakukan pada ATM Bank lain.
“Atas permasalahan ini, sejak awal, kami sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait," tambah Herry.
Herry menegaskan nasabah tidak perlu khawatir untuk tetap menggunakan layanan Bank DKI seperti biasa dan dana nasabah yang berada di Bank DKI dijamin aman.
Sebelumnya, diberitakan 12 pegawai tidak tetap (PTT) Satpol PP DKI Jakarta melakukan pencurian yang.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menyebut sudah menyerahkan kasus tersebut kepada Polda Metro Jaya. (OL-2)
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengizinkan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membangun gedung tinggi di lahan milik Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Pramono menegaskan, pihaknya akan mengikuti dan tidak keberatan dengan hal itu. Justru dalam hal ini, Pramono akan menyesuaikan dengan anggaran yang ada.
Per Juni 2025, laba bersih Bank Jakarta tercatat sebesar Rp421,18 miliar, tumbuh sebesar 24,42% (yoy) dari sebelumnya sebesar Rp338,53 miliar.
Perubahan call name ini menandai dimulainya fase baru transformasi PT Bank DKI menuju arah yang lebih modern, profesional, dan siap bersaing di tingkat nasional dan regional.
Gubernur DKI Pramono Anung mengapresiasi proses konsolidasi yang dilakukan kedua bank sebagai bentuk nyata kepatuhan terhadap regulasi, sekaligus wujud kolaborasi antarwilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved