Jumat 02 Agustus 2019, 14:15 WIB

Pemprov DKI Nilai Masyarakat Sulit Minimalkan Produksi Sampah

Rifaldi Putra Irianto | Megapolitan
Pemprov DKI Nilai Masyarakat Sulit Minimalkan Produksi Sampah

MI/RAMDANI
Petugas PPSU membersihkan saluran air yang dipenuhi sampah.

 

KEPALA Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Andono Warih menilai upaya Pemprov mengajak masyarakat meminimalkan produksi sampah masih terasa sulit.

"Kita sudah terlalu lama dimanja budaya fast, fast food, kan gitu ya, mau yang serba praktis. Itu tuh pola pikir yang seperti itu yang menyebabkan kita kesulitan mengurangi sampah," kata Andono, saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Kamis (1/8).

Ia menyebutkan, tidak hanya sulit meminimalkan produksi sampah, masyarakat juga masih sulit dalam melakukan budaya memilah sampah yang dapat diolah kembali.

"Sulit (melakukan budaya memilah sampah), misalkan kalau kita punya TPS 3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle) itu akan sangat efektif, nanti sampah dapat diolah kembali di TPS 3R, " jelasnya.

Baca juga: Pemprov DKI Berdayakan Warga Kurangi Sampah dari Hulu

Dikatakannya, Dinas Lingkungan Hidup, saat ini, sudah menyiapkan truk pengangkut khusus untuk sampah anorganik untuk mendukung budaya memulah sampah.

"Kita punya armada namanya truk pengangkut sampah anorganik, jadi itu sudah terpilah khusus sampah yang kering, nah itu yang kita sudah siapkan, ini juga bagian dari mengubah mindset, mengubah budaya kita ke depan," ucapnya.

Ia pun berharap masyarakat segera sadar meminimalkan produksi sampah dan juga dapat segera menerapkan budaya memilah sampah.

"Kesulitannya adalah kita selama ini sudah dininabobokan dengan budaya praktis-praktis yang enggak mau capek. Padahal, jika masyarakat dapat melakukan hal tersebut, jumlah sampah yang ke TPST Bantergebang bisa berkurang, " pungkasnya. (OL-2)

Baca Juga

MGN/Sidharta

Aspek Keramaian di Depok Harus Diperketat Menyusul Ratusan Kasus Baru Covid-19

👤Sidharta Agung (MGN), Muklis Efendi (SB) 🕔Kamis 01 Desember 2022, 17:34 WIB
KASUS covid-19 kembali menggeliat di Kota Depok, Jawa Barat, dengan ditemukannya sebanyak 225 pasien baru dalam kurun waktu sebulan...
Antara

UMK Kota Bekasi Naik Menjadi Rp5,1 Juta

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Kamis 01 Desember 2022, 17:09 WIB
Sebelumnya pada 2022 UMK Kota Bekasi ditetapkan sebesar Rp4,8...
MI/Rahmatul Fajri

Freddy Widjaja Minta Polisi Buka Lagi Kasus Dugaan Pemalsuan Akta

👤Rahmatul Fajri 🕔Kamis 01 Desember 2022, 16:08 WIB
Martin mengatakan, dugaan pemalsuan akta kelahiran dalam penetapan Freddy Widjaja sebagai anak sah dari almarhum Eka Tjipta Widjaja...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya