Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pagi Ini, Pegadungan Catatkan Kualitas Udara Terburuk di Jakarta

Antara
02/8/2019 07:13
Pagi Ini, Pegadungan Catatkan Kualitas Udara Terburuk di Jakarta
Sejumlah warga memakai masker mengikuti sidang perdana gugatan terkait polusi udara Jakarta di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta.(MI/ BARY FATHAHILAH)

LAMAN AirVisual.com mencatat daerah Pegadungan di Jakarta Barat sebagai wilayah dengan tingkat kualitas udara terburuk di Provinsi DKI Jakarta pada Jumat (2/8) pagi dengan kategori tidak sehat menurut US Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara di angka 172.    

Posisi kedua ditempati Mangga Dua Selatan yang terletak di Jakarta Pusat dengan kategori tidak sehat pada indeks 166 atau setara dengan parameter PM2.5 dengan konsentrasi 85 microg/m3.   

Selanjutnya, masih di Jakarta Pusat, kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan menempati urutan ketiga dengan indeks AQI 163 atau setara dengan parameter PM2.5 dengan konsentrasi polutan sebanyak 79 microg/m3.    

Pada posisi keempat, Rawamangun, Jakarta Timur kembali menempati posisi daerah dengan kualitas udara buruk dengan indeks 158 setara dengan parameter PM2.5 konsentrasi polutan sebanyak 69.4 microg/m3.      

Baca juga: Jumat Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

Posisi kelima diisi Patra Kuningan yang terletak di Jakarta Selatan dengan indeks AQI 155 atau setara dengan parameter PM2.5 konsentrasi polutan sebanyak 63 micr;g/m3.    

Kelima daerah tersebut memiliki kualitas udara dengan kategori tidak sehat bagi penduduk DKI Jakarta.    

Melalui lamannya, AirVisual.com, menyarankan penduduk DKI Jakarta  menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan menghindari menggunakan kendaraan bermotor pribadi.    

Secara keseluruhan, tingkat kualitas udara di DKI Jakarta termasuk dalam kategori tidak sehat dengan indeks AQI 162 atau setara dengan 77.2 microg/m3. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya