Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PERJALANAN kereta rel listrik (KRL) akhir-akhir ini terganggu karena perawatan di Stasiun Manggarai. Waktu tempuh perjalanan KRL saat menuju Stasiun Manggarai dari arah Bekasi maupun Bogor menjadi cukup lama.
Kereta akan berhenti cukup lama di Stasiun Cawang dan Tebet sebelum bisa melalui Stasiun Manggarai. Waktu henti di kedua stasiun tersebut bisa mencapai 30 hingga 45 menit. Padahal, normalnya waktu tempuh dari Stasiun Cawang menuju Stasiun Manggarai adalah 10 menit.
Pada stasiun transit terbesar itu, Humas PT KAI Daop 1 Eva Chairunnisa menyebut terdapat sejumlah pengerjaan infrastruktur yang salah satunya ialah perbaikan wesel atau sistem pergantian jalur kereta. Perbaikan wesel inilah yang menyebabkan perjalanan kereta terganggu.
"Untuk Manggarai saat ini pekerjaan prasarana yang dilakukan terkait wesel, perangkat untuk kereta berpindah jalur. Sehingga ada pembatasan kecepatan disana," ujar Eva saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (2/7).
Baca juga: Perjalanan KRL Jakarta-Bogor Sudah Kembali Normal
Eva menegaskan pihaknya sudah berupaya maksimal agar segala pengerjaan infrastruktur di Stasiun Manggarai tidak berimbas pada pengurangan jumlah perjalanan kereta. Penutupan jalur sementara pun tidak bisa dilakukan karena banyaknya jumlah perjalanan kereta yang melalui Stasiun Manggarai.
Namun, ia mengakui waktu tempuh yang lebih lama tidak bisa terhindarkan. Hal tersebut semata untuk mengedepankan keselamatan baik pekerja maupun penumpang.
Penumpang pun diharap maklum karena perbaikan infrastruktur semata demi perbaikan layanan ke depan.
"Kami mohon kerja samanya untuk dapat mengatur keberangkatan kembali karena dengan kondisi lalu lintas yang sangat padat sehingga pekerjaan dilakukan dengan upaya tidak mengurangi perjalanan atau bahkan menutup jalur," tegasnya.
Di sisi lain, Eva enggan membeberkan target penyelesaian perbaikan wesel. Namun, ia menjanjikan pembangunan infrastruktur lain yang juga dapat memengaruhi perjalanan semisal pembangunan jalur ganda atau double-double track (DDT) akan selesai pada 2021.(OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved