Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
WACANA Ditlantas Polda Metro Jaya bekerja sama dengan otoritas TransJakarta untuk memasang CCTV di jalur TransJakarta yang rawan pelangaran direncanakan segera dilakukan uji coba dalam tiga bulan kedepan.
“Kami sedang akan memutuskan apakah kita akan mengambil langkah lebih lanjut. Kemungnkinan dalam waktu 3 bulan ke depan kita sudah bisa jalan,” ungkap Direktur Operasional TransJakarta, Daud Joseph, saat ditemui Media Indonesia di Unit Pengelolaan TransJakarta, Cililitan, Jakarta Timur, Selasa (22/1).
Baca juga: Jalur TransJakarta akan Dipasangi CCTV
Menurut Daud rencana pemasangan CCTV ini sudah melalui tiga tahapan pembasahan, yakni yang pertama mengenai suksesnya e-tilang dalam tiga bulan terakhir, kedua tentang titik mana saja yang akan menjadi prioritas pemasangan CCTV, ketiga melihat efektifitas dari pemasangan CCTV dibandingkan dengan petugas patroli jalan yang melakukan penjagaan di jalus TransJakarta.
Daud mengungkapkan, nantinya akan ada 3 titik lokasi yang akan menjadi lokasi uji coba pemasangan CCTV ini. Tiga titik tersebut, yakni Koridor 6 jurusan Ragunan-Kuningan, Koridor 9 jurusan Pinang Ranti- Pluit, dan Koridor 10 jurusan Cililitan-Priuk.
Ketiga koridor itu dipilih karena disana sering terjadi pelanggaran. Berdasarkan data yang dihimpun TransJakarta, setiap bulan terjadi 9.000-10.000 pelanggaran terjadi di jalur TransJakarta. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.000 pelanggaran terjadi di Koridor 6, 800 pelanggaran di Koridor 9, dan 800 pelanggaran di Koridor 10.
“Dari sekitar 9.000 sampai 10.000 pelanggaran di jalur TransJakarta, Koridor 6, 9, dan 10 adalah ‘top three’ yang rawan akan pelanggaran,” ungkap Daud.
Sebelumnya, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Herman Ruswandi mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan otoritas TransJakarta untuk meminimalisir pelanggaran di jalur bus tersebut dengan pemasangan CCTV. "Nah di titik paling banyak pelanggaran yang dilakukan warga masyarakat itu, akan kami prioritaskan memasang CCTV," kata Herman.
Lebih lanjut proses diskusi yang dilakukan TransJakarta dengan Ditlantas Polda Metro Jaya sudah berjalan dengan baik. Namun pembahasan masih belum membahas mengenai anggaran dan teknis yang akan digunakan. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved