Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi B DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mempertanyakan konsistensi pemerintah dalam menjalankan sejumlah program yang telah ada. Dengan konsistensi, wajah Jakarta bisa lebih baik ke depan.
Ia mencontohkan program integrasi transportasi OK Otrip. Subsidi untuk OK Otrip pada 2018 sangat besar bahkan mencapai Rp250 miliar, tetapi belum genap setahun namanya diganti.
"OK Otrip tiba-tiba namanya diganti. Belum sampai satu tahun tiba-tiba diganti namanya. Masyarakat DKI Jakarta saja belum semua tahu, OK Otrip itu apa? Baru sebagian kecil tahu, belum apa-apa sudah diganti," sebutnya, Selasa (16/10), di ruang Rapat Komisi B, Gedung DPRD DKI Jakarta.
Ida meminta pemerintah mematangkan setiap program dalam sisa empat tahun ke depannya. Setelah itu baru disosialisasikan ke masyarakat. Bukan dengan asal membuat program atau pun nama, kemudian di tengah jalan diganti.
Program OK Otrip mengintegrasikan transportasi di Jakarta. Penumpang tinggal membayar Rp5 ribu dalam rentang waktu tiga jam. Sejak diluncurkan pada pertengahan Januari lalu, Ok Otrip telah menjalani tiga kali perpanjangan masa uji coba.
Uji coba pertama diterapkan pada pertengahan Januari hingga April 2018, diperpanjang kembali hingga 15 Juli 2018, dan terakhir OK OTrip diperpanjang hingga pertengahan Agustus 2018 lalu.
Pada 8 Oktober 2018, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengubah nama OK Otrip menjadi Jak Lingko. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved