Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menggelar soft launching jembatan penyeberangan multiguna (skybridge) Tanah Abang. Padahal, progres pembangunannya baru mencapai 78%.
“Progres baru 78%. (Diluncrukan) karena hasil dari koordinasi dengan Pak Wali Kota (Jakarta Pusat) biar pedagang juga merasa yakin bahwa ini betul disiapkan buat PKL,” kata Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan seusai soft launching di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (15/10).
Yoory menargetkan skybridge Tanah Abang rampung 100% pada akhir Oktober mendatang. Mulanya jembatan ini ditargetkan rampung hari ini (15/10).
Skybridge Tanah Abang mampu menampung 446 pedagang yang ditempatkan pada kios. Pada peluncuran Senin pagi, baru 100 kios yang telah rampung dan disosialisasikan kepada pedagang. Selain itu, pagar pembatas belum seluruhnya terpasang. Akses masuk dan jembatan untuk tembus ke Pasar Tanah Abang juga belum rampung.
“Akses masuk belum dibuka full, akhir Oktober kita buka semua,” kata Yoory.
Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Megantara menuturkan dari pengundian yang dilakukan pada 11-13 Oktober lalu, ada 650 pedagang yang akan ditata. Mereka terdiri dari 372 pedagang yang sebelumnya berjualan di tenda di Jalan Jatibaru Raya, 165 pedagang dari trotoar Jalan Jatibaru Raya, dan 113 pedagang dari trotoar di depan pintu keluar Stasiun Tanah Abang.
Dari total 650 pedagang itu, 446 di antaranya akan ditempatkan di kios yang berada di skybridge Tanah Abang. Sisanya sebanyak 204 pedagang akan ditempatkan di Blok F Pasar Tanah Abang.
Para pedagang itu harus membayar Rp500 ribu per bulan untuk biaya keamanan, kebersihan, dan listrik. “Ada penerangan, keamanan, kita pasang cctv juga, kebersihan, biaya untuk itu,” tutur Bayu.
Skybridge Tanah Abang dibangun tepat di atas Jalan Jatibaru Raya sebagai rencana penataan jangka menengah dari Pemprov DKI. Sebelum ada skybridge, Pemprov DKI menutup Jalan Jatibaru Raya untuk lapak berjualan para PKL. Kebijakan itu dianggap maladministrasi oleh Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya.
Skybridge Tanah Abang mulai dibangun pada 3 Agustus 2018 lalu. Jembatan tersebut memiliki panjang 386,4 meter dengan lebar 12,6 meter. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved