Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Angkot Jak Lingko akan Dipasangi AC

Nicky Aulia Widadio
08/10/2018 21:40
Angkot Jak Lingko akan Dipasangi AC
(MI/Pius Erlangga)

ANGKUTAN perkotaan (angkot) yang bergabung dalam program integrasi antarmoda Jak Lingko akan dipasangi penyejuk (AC) secara bertahap. Rencana ini merupakan bagian dari peremajaan angkot untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

Pemasangan AC juga mengikuti ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 29 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum dalam Trayek.

"Nanti semua angkutan kecil ini akan kita remajakan secara bertahap dan mempergunakan AC," ujar Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta Shafruhan di Balai Kota Jakarta, Senin (8/10).

Menurut Shafruhan, ada tiga angkot yang sudah dipasangi AC. Tiga angkot itu rencananya akan dioperasikan dalam waktu dekat dengan trayek Pulogadung-Kota.

"Tiga unit yang AC dialokasi untuk trayek OK 33, Pulogadung-Kota. Operatornya Surya Lestari atau Kolamas," kata dia.

Selain ber-AC, tempat duduk di angkot juga didesain menghadap ke depan. Kapasitas maksimal dari angkot tersebut pun hanya tujuh penumpang, lebih sedikit dari kapasitas angkot biasa.

Meskipun kapasitas penumpang lebih sedikit, Shafruhan memastikan operator angkot itu tidak akan rugi. Pasalnya, operator angkot dibayar dengan ketentuan rupiah per kilometer, bukan bergantung pada banyaknya penumpang.

"Yang tiga unit ini menghadap depan semua, minibus kapasitas tujuh orang. Enggak (rugi), kan penumpang enggak selalu penuh, yang penting masyarakat nyaman," ucap Shafruhan.

Selain peremajaan angkot, Organda bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga berencana menyusun trayek baru angkot dalam Jak Lingko. Tujuannya agar angkot-angkot itu melayani penumpang hingga ke kawasan permukiman.

Jak Lingko merupakan nama baru program OK Otrip yang resmi diluncurkan pada hari ini. Untuk saat ini, perubahan nama OK Otrip ke Jak Lingko tidak turut mengubah program itu.

Tiket yang digunakan tetap kartu OK Otrip yang berlaku pada masa uji coba. Tarifnya pun tidak berubah. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya