Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 300 personel Satpol PP diterjunkan untuk menjaga sejumlah titik yang rawan diokupasi pedagang kali lima (PKL) di sekitar Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (20/9).
Kasatpol PP Kecamatan Tanah Abang, Aries C, mengatakan pihaknya melakukan pengawasan rutin secara menyeluruh supaya ketertiban terjaga.
"Jangan sampai dikira kita melakukan pembiaran. Tidak ada pembiaran pedagang kaki lima untuk menguasai trotoar maupun badan jalan," ujarnya saat ditemui di sekitar stasiun, Kamis (20/9).
Ia mengaku pihaknya selaku aparat yang menjalan fungsi menegakkan peraturan daerah selalu menekankan kepada pedagang bahwa fungsi trotoar untuk pejalan kaki.
Dalam kegiatan pengawasan hari ini, ia mengatakan jumlah personel yang diterjunkan sebanyak 300 orang. Mereka personel gabungan dari tingkat provinsi, kota, dan Kecamatan Gambir dan Tanah Abang.
Titik-titik penting yang diawasi antara lain Taman Jatibaru Bengkel, Stasiun Tanah Abang, serta Blok G dan Blok F Pasar Tanah Abang. Pengawasan rutin berlangsung dari pagi pukul 08.00 hingga 21.00 WIB. Setelah itu dilakukan patroli wilayah.
"Tetap kami lakukan pengawasan supaya tidak terjadi lonjakan para pedagang. Kami monitor secara menyeluruh supaya jangan sampai di sini baik, namun di titik lain terbengkalai," kata Aries.
Pantuan Media Indonesia pukul 14.45 WIB, keberadaan ratusan personel Satpol PP membuat area trotoar di gerbang keluar Stasiun Tanah Abang di Jl Jatibaru Raya steril dari PKL. Padahal biasanya area itu semrawut oleh para PKL yang menggelar lapak dan yang menggunakan gerobak makanan. Tidak terlihat pedagang busana yang menggantungkan baju dagangan di pagar stasiun. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved