Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Jembatan Penyeberangan Transjakarta Bakal Diubah Jadi Pelican Crossing

Yanurisa Ananta
04/9/2018 17:05
Jembatan Penyeberangan Transjakarta Bakal Diubah Jadi Pelican Crossing
Pelican crossing di Halte TransJakarta Bank Indonesia, Selasa (4/9). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana membongkar jembatan-jembatan penyeberangan Tansjakarta untuk digantikan dengan pelican crossing dibuat untuk memudahkan penyandang disabilita(MI/Yanurisa Ananta)

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan akan membuat ramp di sejumlah halte Transportasi Jakarta (Transjakarta) terutama di Koridor 1 (Kota-Blok M). Penyeberangan bagi penumpang Transjakarta kelak tidak lagi melewati jembatan, tetapi melalui pelican crossing atau penyeberangan di badan jalan dengan menggunakan lampu lalu lintas bertombol.

Koridor 1 sepanjang Jalan MH Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman akan dijadikan pilot projek sebelum melangkah ke koridor lainnya.

“Kita coba ubah bertahap, satu per satu. Halte Transjakarta di Bank Indonesia ini yang pertama yang haltenya dibuat ramp. Lalu ramp-nya disambungkan dengan pelican crossing sehingga pengguna Transjakarta tidak perlu lagi naik jembatan tinggi,” kata Anies saat peresmian pelican crossing di Halte Transjakarta Bank Indonesia, Selasa (4/9).

Ramp merupakan jalan penghubung antara permukaan tanah yang lebih rendah ke permukaan tanah yang lebih tinggi. Dengan begitu penyandang disabilitas, seperti pengguna kursi roda, bisa memiliki akses mudah menggunakan Transjakarta.

Kemudian, untuk menyeberang jalan, mereka juga terbantu dengan fasilitas pelican crossing.  Anies mengatakan, konsep ramp dan pelican crossing akan dibuat di area yang memiliki persimpangan. Konsep serupa juga akan dibuat di perempatan Sarinah dan perempatan Thamrin-Jalan Sutan Syahrir.

“Kita mulai dengan koridor Jalan Thamrin karena koridor ini memiliki persimpangan yang cukup banyak. Di perempatan Thamrin-Sarinah sedang proses konstruksi. Jadi nanti halte Transjakarta itu tidak lagi menggunakan jembatan di atas tapi bisa menggunakan yang di bawah,” ujar Anies.

Sebelum membuat konsep ramah disabilitas ini di lokasi lain, Anies mengatakan akan melakukan tinjauan dulu terhadap efektivitas penggunaan ramp dan pelican crossing di Halte Transjakarta Bank Indonesia. Bila dirasa efektif maka jembatan penyeberangan orang (JPO) tidak akan lagi digunakan.

Berdasarkan pantauan, JPO masih digunakan beberapa pengguna Transjakarta terutama pengguna yang berasal dari gedung perkantoran yang posisinya terletak tepat di depan Halte Bank Indonesia. Di bagian depan JPO terdapat kertas pemberitahuan untuk pelanggan menggunakan jalur zebra cross.

“Sudah ada beberapa ide untuk memanfaatkan jembatan-jembatan itu. Tapi nanti saja (diberitahu) kalau sudah jadi kenyataan,” tutur Anies.

Pembongkaran JPO tidak akan dilakukan dalam waktu dekat. Pasalnya, JPO merupakan aset yang proses perobohannya harus melalui proses administrasi yang cukup banyak. “Nanti ada rencana kok dengan jembatan-jembatan itu,” imbuhnya. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya