Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Ditinggal Sandiaga, Anies Curhat Undangan Menumpuk

Nicky Aulia Widadio
13/8/2018 16:05
Ditinggal Sandiaga, Anies Curhat Undangan Menumpuk
(MI)

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan sempat menceritakan kesulitannya pasca-Sandiaga Uno meninggalkan jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Jadwal Anies kini menjadi lebih padat, karena tidak lagi bisa mendisposisi undangan-undangan yang tiba untuk Gubernur kepada Wakil Gubernur.

"Minimal kalau ada kegiatan satu hari sepuluh, saya bisa disposisi. Sebagian wakil, sebagian gubernur. Ini fakta yang teman-teman saksikan. Sekarang saya belum bisa tuh disposisi ke wakil karena belum ada wakil. Pasti akan menyita waktu lebih banyak," kata Anies di Jakarta Timur, Senin (13/8).

Selama menjadi wakil gubernur, Sandiaga kerap mewakili Anies menghadiri sejumlah undangan dari warga. Di hari terakhirnya sebelum mengundurkan diri pun, Sandiaga masih menghadiri pembukaan Pameran Flora dan Fauna 2018 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Kegiatan itu menjadi disposisi terakhir dari Anies untuk Sandiaga.

Anies menuturkan perlu ada penyesuaian waktu dan pembagian tugas hingga ada pengganti Sandiaga. Pun begitu, ia meyakini program-program utama Pemprov DKI seperti OKE OCE, OK Otrip, hingga rumah DP nol rupiah yang selama ini lebih banyak ditangani Sandiaga akan tetap berjalan sesuai tupoksi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang bersangkutan.

"Untuk program-program prioritas kita sudah masuk dalam program prioritas daerah dan akan kita kerjakan," lanjutnya.

Sebelumnya, Sandiaga mengaku sering mendapat disposisi dari Anies, terutama tiga hari terakhir sebelum ia meninggalkan Balai Kota Jakarta. Sandiaga bahkan menyebut kondisi tubuhnya sempat drop dan berat badannya juga turun hingga tiga kilogram.

"Selasa, Rabu, Kamis disposisi dari Pak Gubernur lebih dari sepuluh sehari. Jadi itu ya mungkin yang mengakibatkan drastis turun berat badan saya," ucap Sandi di Jakarta, Minggu (12/8). (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya