Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Metromini Ngebul Saat Kapolri dan Wagub DKI Bersepeda Dikandangkan

Selamat Saragih
09/8/2018 19:20
Metromini Ngebul Saat Kapolri dan Wagub DKI Bersepeda Dikandangkan
(ANTARA)

WAKIL Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Sandiaga Uno kembali menemukan bus Metromini yang mengeluarkan polusi asap tebal, Kamis (9/8) pagi. Saat itu, Sandi sedang bersepeda bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan rombongan polisi lain.

"Saya tadi pas di depan Sarinah, ada Metromini ngegas terus ngebul. Kan ada rombongan Kapolri, daripada saya malu sama Kapolri dan bapak-bapak, kami kandangin Metromini yang ngebul itu," ujar Sandi, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/8).

Karena itulah, lanjutnya, Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan baru Kopaja dan Metromini dilarang lewat jalan protokol selama Asian Games 2018 berlangsung.

Sandi mengatakan, begitu mendapati bus yang ngebul itu, dia meminta ajudannya untuk menghubungi Dinas Perhubungan (Dishub) DKI. Petugas Dishub pun langsung menghentikan bus Metromini S-640 rute Pasar Minggu-Tanah Abang.

Kasus bus Kopaja dan Metromini yang mengeluarkan asap di jalanan, bukan hal pertama kali. Sandi mengaku sudah menemukan belasan bus dalam kondisi seperti itu dalam satu sampai dua bulan lari pagi dan naik sepeda.

"Saya sudah sampaikan, satu dua bulan saya lari, saya sudah mengandangkan lebih dari 12 Kopaja dan bus sedang atau Metromini yang melanggar dan ngebul gitu," ujar Sandi.

Sebelumnya Sandi mengatakan, bahwa langkah itu merupakan upaya mengurangi emisi gas buang di Jakarta. Apalagi dalam waktu dekat Pemprov DKI Jakarta akan menyelenggarakan Asian Games pada 18 Agustus sampai 2 September 2018. Pemprov DKI Jakarta sibuk berbenah agar kota terlihat tertib, nyaman, dan aman.

Meski berpelat kuning dan berstatus angkutan umum, lanjut Sandi, bus-bus lawas Metromini dan Kopaja dipastikan tidak akan bisa melintas di jalan-jalan protokol Jakarta selama Asian Games 2018. Kebijakan tersebut akan mulai berlaku dari 15 Agustus hingga 15 September.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Wakadishub) DKI Jakarta Sigit Wijatmoko menyebutkan, kebijakan tersebut sudah dirapatkan dengan pihak Kopaja dan Metromini pada 11 Juli silam. Dishub pun sudah menyusun rute pengalihan selama pelarangan berlangsung.

Tercatat ada tiga rute Kopaja dan Metromini di jalan protokol yang ditutup sementara. Pertama, Metromini S640 (Pasar Minggu-Tanah Abang); Metromini P15 (Senen-Setia Budi); dan Kopaja P19 (Tanah Abang-Ragunan). Seluruhnya merupakan rute yang melewati jalan-jalan protokol seperti Jl Sudirman dan Jl MH Thamrin.

"Untuk menciptakan keamanan, keselamatan dan kenyamanan pengguna angkutan umum, setiap harinya tetap dilaksanakan operasi penegakan hukum angkutan umum untuk memastikan kondisi laik jalan," kata Sigit, di Jakarta, Senin (30/7).

Keberadaan bus-bus lawas Metromini dan Kopaja memang jadi masalah tersendiri di Jakarta. Kebanyakan bus tersebut sudah tidak layak jalan, ditambah tingginya polusi dan tidak tertibnya perilaku mengemudi para sopir-sopirnya.

Untuk menghadapi Asian Games 2018, pemerintah gencar menyusun kebijakan lalu lintas dengan tujuan meminimalisasi kemacetan di Ibu Kota.  Selain pelarangan Kopaja dan Metromini, kebijakan lain yang sudah dilakukan adalah penerapan ganjil genap untuk mobil pribadi. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya