Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

TransJakarta Invetarisasi Penyeberangan yang Bisa Diubah Jadi Pelican Crossing

Yanurisa Ananta
30/7/2018 18:50
TransJakarta Invetarisasi Penyeberangan yang Bisa Diubah Jadi Pelican Crossing
(MI/Panca Syurkani)

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan berencana mengubah sejumlah jembatan penyeberangan orang (JPO) dengan pelican crossing atau penyeberangan di badan jalan dengan menggunakan tombol sinyal.

Itu dilakukan untuk memudahkan penyandang disabilitas menyeberang jalan. Selain itu agar penyandang disabilitas, seperti pemakai kursi roda, bisa dengan mudah menggunakan moda transportasi TransJakarta.

Direktur Utama PT TransJakarta Budi Kaliwono menyatakan pihaknya sedang melakukan pendataan JPO mana saja yang bisa dihilangkan untuk kemudian diubah menjadi pelican cross di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman-Jalan MH Thamrin.

"Nanti kami akan berikan input halte-halte mana saja yang sudah bisa menggunakan pelican crossing," ujar Budi Kaliwono di Balai Kota, Senin (30/7).

Budi menyatakan tidak semua JPO akan diubah menjadi pelican crossing. Akan ada titik-titik yang akan memanfaatkan underpass Stasiun Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta untuk penyeberangan.

"Seperti di Bundaran HI kan underpass. mana yang belum ada underpass kita sama-sama carikan jalan keluarnya," tambahnya.

Terkait instruksi gubernur tersebut, TransJakarta menyambut positif. Budi mengatakan memang selama ini keluhan sejumlah pelanggan TransJakarta ialah sulitnya menggunakan moda bagi pengguna kursi roda dan penyandang disabilitas lain.

Dengan pelican crossing TransJakarta akan menempatkan sejumlah petugas untuk membantu para penyandang disabilitas. Adapun underpass bakal dilengkapi eskalator yang memfasilitasi para penyandang disabilitas.

"Lewat underpass pasti jalan lebih siap dan rapi. Tidak kena hujan. Saya dengar juga ada eskalator," imbuhnya.

TransJakarta tidak menyebut kapan inventaris data JPO yang akan diubah konsep diberikan ke gubernur. Budi menyatakan ia pun masih menunggu hasil koordinasi MRT Jakarta dengan Pemprov DKI Jakarta. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya