Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Emil Hubungi Guru SDIT yang Dipecat di Bekasi

Antonio
30/6/2018 18:30
Emil Hubungi Guru SDIT yang Dipecat di Bekasi
(ANTARA/Sigid Kurniawan)

CALON Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) menghubungi Robiatul Adawiyah, guru yang dipecat dari tempatnya bekerja di Kota Bekasi, Jawa Barat. Pemecatan diduga lantaran Robiatul menyatakan dukungannya pada Emil dalam Pilgub Jabar Barat yang digelar pada Rabu (27/6).

Hal itu disampaikan Eli Suhaili, ayah dari Robiatul, saat ditemui di rumahnya di Kampung Cakung, Kelurahan Jatisari, Kota Bekasi. Namun, Eli tidak tahu apakah Emil yang menghubungi putrinya atau utusan. Eli juga enggan menyebutkan isi pembicaraan utusan Emil dengan putrinya.

"Pembicaraan dengan sambungan telepon kemarin malam," ujar Eli di rumahnya, Sabtu (30/6).

Terkait kabar pemecatan putrinya, Eli mengatakan ia dan keluarga tak mempermasalahkan. Putrinya pun tak mau kembali mengajar di sekolah tersebut.

Sebelumnya, Robbiatul mengajar sekaligus Wali Kelas II SDIT Darul Maza yang berlokasi di Jalan Gapin Jatisari, Kota Bekasi, sejak tiga tahun lalu. Sebagai warga Jabar, ia menggunakan hak suaranya dalam Pilgub Jabar 2018.

Robbiatul membenarkan dugaan pemecatan itu setelah informasinya viral di media sosial. Namun, pada Jumat (29/6) pagi, pihak sekolah dan yayasan mendatanginya.

Pihak sekolah menyatakan perdamaian. Sekolah juga meminta dirinya kembali bekerja di sekolah tersebut.

Tri, perwakilan guru SDIT Darul Maza, mengatakan tak ada pemecatan. Ia mengatakan itu sebagai kesalahpahaman.

Sementara itu, dari akun Instagram, Ridwan Kamil mengucapkan terima kasih pada dukungan yang diberikan Robiatul padanya dalam Pilgub Jabar 2018. Wali Kota Bandung itu tak menduga pilihan Robiatul memiliki konsekuensi.

Emil mengaku menghargai Robiatul dengan memaafkan mereka dalam pemecatan itu. Padahal mereka melanggar hak asasi. Kebaikan hati Robiatul, tulis Emil, menjadi contoh dan teladan.

"Insyaallah nanti saya sepenuh hati bantu untuk mencarikan ibu pekerjaan di tempat yang ibu nyaman lahir batin. Hatur nuhun pisan untuk pengorbanannya. Cerita ibu ini tidak akan pernah saya lupakan. Dan menjadi penyemangat agar saya selalu amanah dan menjaga kepercayaan mereka yang berkorban untuk keyakinannya menitipkan mimpinya kepada saya. Hatur Nuhun," tulis Ridwan Kamil dalam akun di Instagram-nya, sekitar 24 jam sebelum berita ini ditulis. (Medcom/OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya