Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Anies Tunjuk Kepala UPT Rumah DP Nol Rupiah

Nicky Aulia Widadio
08/6/2018 20:00
Anies Tunjuk Kepala UPT Rumah DP Nol Rupiah
(ANTARA)

GUBENUR DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuk Zikran Kurniawan sebagai Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) untuk program rumah dengan uang muka (down payment/DP) Rp0. Zikran merupakan mantan Direktur Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Siang hari ini kita telah melantik pejabat baru yang nanti akan memimpin UPT terkait dengan program perumahan bagi warga Jakarta. Jadi beliau ini adalah seseorang yang memiliki kompetensi, pengalaman di bidang kebijakan perumahan sampai dengan implementasi," ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (8/6).

Penunjukan Zikran ditetapkan melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 995 Tahun 2018.

Di hari terakhir pegawai negeri sipil (PNS) bekerja sebelum lebaran, Anies meminta Zikran segera bekerja. Pemesanan unit rumah DP Rp0 berada di bawah tanggungjawab UPT yang ia pimpin. Meski begitu, Anies belum bisa memastikan kapan masyarakat bisa mulai memesan unit rumah tersebut.

"Jadi itu sebabnya kenapa beliau dilantik hari ini supaya bisa langsung bekerja, dan sesegera mungkin untuk masyarakat," tutur Anies.

Di kesempatan yang sama, Zikran menjelaskan tugas pertama yang menanti sebagai Kepala UPT Rumah DP Rp0 ialah merumuskan skema pembiayaan yang akan ditetapkan untuk program unggulan Anies-Sandi tersebut. Namun, dia belum menjelaskan lebih lanjut perihal teknis dari skema pembiayaan ini.

"Pasti kalau skema ada beberapa alternatif. Akan dimatangkan. Tentu saja nanti sistemnya kemungkinan akan ada segmentasi," tutur Zikran.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memulai pembangunan rumah susun berkonsep DP Rp0 di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Pembangunan dikerjakan oleh PD Sarana Jaya. Di lahan seluas 1,4 hektare, akan dibangun empat menara.

Menara-menara itu terdiri atas 703 unit rumah susun yang mencakup dua tipe. 513 unit di antaranya merupakan tipe 36 dengan harga jual Rp320 juta, dan 190 unit lainnya merupakan tipe 21 dengan harga jual Rp190 juta. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya