Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Isi Posisi Dirut Dharma Jaya, Johan Romadhon Direkomendasikan Ketua TGUPP

Nicky Aulia Widadio
23/5/2018 16:03
Isi Posisi Dirut Dharma Jaya, Johan Romadhon Direkomendasikan Ketua TGUPP
(Ist)

Direktur Utama PD Dharma Jaya, Johan Romadhon mengaku dirinya direkomendasikan oleh Ketua Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Amin Subekti. Berdasarkan rekomendasi itu lah, Johan mengikuti seleksi untuk posisi Direktur Utama PD Dharma Jaya.

"Awalnya sih yang nawarin dari Tim Gubernur, Pak Amin (Subekti)," kata Johan di Balai Kota Jakarta, Rabu (23/5).

Sebelum ikut seleksi, Johan pernah menjadi salah satu pembicara dalam focus group discussion (FGD) bersama Pemprov DKI. Namun saat itu, tidak ada pembicaraan apa pun mengenai jabatan Dirut PD Dharma Jaya.

Penawaran untuk ikut seleksi, kata Johan, cukup mendadak. Ia diminta langsung mengirim curriculum vitae (CV) melalui email, lalu esoknya diajak berdiskusi. Johan mengaku telah melewati empat tahap seleksi yang dijalankan oleh panitia seleksi (pansel).

"Pak Amin. Nawarin gimana kalau mau masuk sini, saya juga dadakan sih diminta email malam hari CV-nya, paginya diminta ketemu diskusi, apa yang mau dilakukan kalau seandainya gimana," jelas Johan.

Johan dan Amin berasal dari satu almamater, yakni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Amin merupakan adik kelas Johan. Mereka juga pernah bersama-sama ada di industri perminyakan. Johan pernah bekerja di PT Elnusa Petrofin pada 1998 hingga 2006. Sementara Amin dulunya pernah bekerja sektor energi pula.

Johan juga mengaku sebelumnya tidak mengenal secara pribadi Gubernur Anies Baswedan maupun Wakil GUbernur Sandiaga Uno. Selain dirinya, dia tidak mengetahui apakah ada pihak lain yang mengikuti seleksi untuk posisi Direktur Utama PD Dharma Jaya.

"Nggak (kenal Anies-Sandi). Kalau by reputation iya, siapa yang nggak kenal," ucapnya.

Sebelumnya, Johan merupakan direksi di PT Agro Jabar sejak 2015 lalu, PT Agro Jabar bergerak di bidang perkebunan, kehutanan, peternakan, perikanan, cadangan pangan dan usaha lainnya di bidang agro. Selama di Agro Jabar, ia pernah pula menjabat di anak perusahaan dari PT Argo Jabar yang mengurusi ternak.

Pengalaman Johan di Argo Jabar merupakan satu-satunya yang berkaitan dengan bidang pangan. Sebelumnya, Johan banyak bekerja di bidang energi.

Pada 2011 hingga 2015, Johan menjabat sebagai Presiden Direktur PT Tirta Gemah Ripah. PT Tirta Gemah Ripah bergerak di pengembangan dan pemanfaatan prasarana sumber daya air.

Ia juga pernah menjadi Manajer Finansial di Ecssis pada Juni 2010. Lalu pernah menjabat sebagai Manajer Finansial di PT Sofyan Hotel selama satu tahun, terhitung dari tahun 2009 hingga 2010. Sebelumnya, dia pernah bekerja di PT Elnusa Petrofin pada 1998 hingga 2006.

Johan ditunjuk menggantikan Marina Ratna Dwi Kusumajati berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 880 tahun 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Direksi PD Dharma Jaya. Sandi menilai, Johan sangat profesional dan familiar dengan pangan. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya