Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PENERIMA subsidi listrik di Kota dan Kabupaten Bekasi terbilang tinggi. Bahkan, pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Bekasi, mencatat jumlah penerimanya sudah mencapai 352 ribu pelanggan dari 1.650.000 sambungan yang ada.
“Jumlah keluarga penerima listrik bersubsidi masih tergolong tinggi,” ungkap Manager PLN Area Bekasi, Reny Wahyu Setiaswan, Minggu (20/5).
Menurut Reny, mayoritas penerima listrik bersubsidi berdomisili di wilayah Kabupaten Bekasi. Hanya 30% yang berada di wilayah Kota Bekasi.
“Pemberian subsidi listrik mengacu data yang kami dapatkan dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K),” kata Reny.
Sejauh ini, kata Reny, ada dua katagori pelanggan penerima listrik bersubsidi. Pertama memiliki daya listrik 450 Va dan kedua berdaya listrik 900 Va. Seluruh penerima subsidi ini adalah rumah tangga yang dianggap tidak mampu dalam membayar tagihan.
“Skema subdisi yang diberikan berupa potongan tarif listrik hampir separuh harga. Bila tarif normal listrik dikenakan Rp1.300 per kwh, mereka hanya dibebankan Rp 600-Rp 700 per kwh," ujar Reny.
Jumlah penerima subdisi ini, kata Reny, cenderung stabil sejak beberapa tahun. Namun demikian, ada beberapa rumah tangga yang tidak lagi menerima subdisi listrik ini karena daya listriknya dinaikan menjadi 1.300 Va.
“Kalau sudah dinaikan otomatis subdisi listrik akan dicabut, karena penerima subdisi ini khusus pengguna listrik berdaya 450 Va dan 900 Va,” tandas dia. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved