Selasa 17 Maret 2015, 00:00 WIB

KPI Kecam Pejabat Berbicara Kasar di Televisi

MI/Faw | Megapolitan
KPI Kecam Pejabat Berbicara Kasar di Televisi

MI/RAMDANI

 
Komisi Penyiaran Indonesia mengecam sikap Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang melontarkan kata-kata kasar saat tampil live di stasiun televisi KompasTV, Selasa (17/3) lalu. Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bidang pengawasan isi siaran,  Agatha Lily mengatakan lembaganya mengecam pejabat publik bicara kata-kata kotor dan kasar di televisi yang menggunakan frekuensi milik publik. "Televisi disaksikan oleh sejumlah masyarakat dari berbagai latar belakang, juga disaksikan anak-anak dan remaja, Ini bisa menjadi contoh buruk," ujar Agatha, saat dihubungi wartawan, kemarin.

Menurutnya, kasus seperti ini merupakan yang pertama kali terjadi di Indonesia, di mana ada pejabat berbicara sangat kasar seperti itu di lembaga penyiaran. Sebagai seorang pejabat perilaku dan tutur kata harapannya menjadi tauladan bagi masyarakat. "Jadi penggunaan kata-kata dan bahasa tidak bisa sembarangan terutama di ruang publik" ucap dia. Menurut dia, kasus ini harus jadi pembelajaran bagi lembaga penyiaran jika akan mengundang seorang pejabat atau narasumber menjadi pembicara di salah satu acara serta memperhitungkan kemungkinan tersiarkannya kata-kata tak pantas di ruang publik.

"Bagaimana kalau anak remaja melihat sikap pejabat publiknya berbicara seperti itu, lalu dianggap sebagai hal yang lumrah dan kemudian mencontohnya. Akan seperti apa  generasi mendatang kita? Bahkan dengan Ahok berbicara dengan pilihan ata 'gue-elu' di televisi saja oleh sebagian masyarakat dinilai tidak elok dan tidak nyaman didengar. Apalagi  menggunakan kata kata kasar seperti yang diucapkan Ahok," sesalnya. Ke depannya, lily berharap, stasiun tv selektif memilih narasumber dan tidak membiarkan seorang pejabat publik berbicara dengan bahasa yang tidak pantas dan kasar secara live. JIka hal itu terjadi di luar negeri, seperti Amerika, Lily mencontohkan, kata-kata seperti yang diucapkan Ahok sudah masuk kategori 'Seven Dirty Word' yang dilarang diucapkan di lembaga penyiaran. Terlebih di Indonesia yang sarat budaya ketimuran, keramahan dan menjunjung sopan santun dan etika.

Baca Juga

DOK @lestykejora di Instagram.

Polisi akan Cek Kondisi Psikologis Lesti Kejora Korban KDRT

👤Rahmatul Fajri 🕔Jumat 30 September 2022, 16:49 WIB
Polisi bakal mengecek kondisi psikologis penyanyi dangdut Lesti Kejora setelah diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)...
DOK @lestykejora di Instagram.

KDRT Lesti Kejora, Rizky Billar Terancam Lima Tahun Penjara

👤Rahmatul Fajri 🕔Jumat 30 September 2022, 16:41 WIB
Lesti Kejora melaporkan suaminya Rizky Billar ke Polres Jakarta Selatan atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada Rabu...
Antara

KAI Terapkan Face Recognition, Boarding Cukup Pindai Wajah

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 30 September 2022, 15:53 WIB
Face Recognition Boarding Gate mempermudah pelanggan KA Jarak Jauh, tanpa perlu repot menunjukan berbagai dokumen. Seperti, boarding pass...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya