Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Terduga Dalang Kerusuhan Mako Brimob Ditembak di Bahu Kiri

Akmal Fauzi
10/5/2018 15:25
Terduga Dalang Kerusuhan Mako Brimob Ditembak di Bahu Kiri
(ANTARA)

PRIA yang dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur Kamis (10/5) siang dari Mako Brimob, Depok diketahui adalah Wawan alias Abu Afif. Wawan merupakan diduga sebagai provokator kerusuhan Mako Brimob

"Iya napi dirawat di tahanan. Namanya Abu Afif," kata Kepala Forensik Polri Kombes Edi Purnomo di RS Polri, Kamis (10/5).

Wawan dibawa menggunakan mobil ambulans dan mendapat pengawalan ketat petugas kepolisian. Saat turun dari mobil, ia mengenakan kursi roda dengan wajah ditutup masker. Kaki dan tangannya juga terlihat dalam keadaan diborgol

Wawan mengalami luka tembak di bagian bahu kiri saat polisi saat penyerbuan Kamis pagi. "Sekarang dirawat," uja Edi.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Muhammad Iqbal menyampaikan kerususah bermula saat salah satu napi menanyakan kiriman makanan kepada anggota tahanan dan barang bukti. Karena kebetulan anggota yang ditanya tidak tahu, napi tersebut kemudian marah dan mengajak rekannya berulah.

"Tiba-tiba suara dari blok C mengeluarkan kata-kata sipir 'anjing' dari napiter (nara pidana teroris) atas nama Wawan yang menjadi provokator pemicu awal menyuruh untuk memanggil petugas dengan alasan pengen ngomong masalah makanan," kata Iqbal.

Kerusuhan di rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, terjadi pada Selasa (8/5) yang menimbulkan bentrokan antara narapidana terorisme dengan anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

Dalam kerusuhan tersebut, lima polisi pun gugur. Empat di antara korban gugur merupakan anggota Densus 88 Antiteror dan satu anggota Brimob Polda Metro Jaya. Peristiwa ini juga menewaskan satu narapidana terorisme.

Lima anggota Polri yang gugur, yakni Inspektur Satu Yudi Rospuji Siswanto, Brigadir Fandy Setyo Nugroho, Brigadir Satu Syukron Fadhli, dan Brigadir Satu Wahyu Catur Pamungkas, serta seorang anggota yang berdinas di Polda Metro Jaya, Ajun Inspektur Dua Denny Setiadi.

Kerusuhan berlanjut dengan aksi penyanderaan dan penguasaan satu blok oleh para napi teroris. Aksi berakhir tadi pagi setelah penyerbuan oleh aparat (baca juga: Negosiasi Tak Mempan, Napi Menyerah Setelah Penyerbuan ke Mako Brimob). (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya