Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan membenarkan dirinya meminta empat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menyewa konsultan komunikasi untuk membenahi penyampaian informasi soal program rumah DP Rp0.
"Biar dikomunikasikan dengan baik biar nggak kepelintir-pelintir," ujar Anies di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Rabu (9/5).
Anies menyebut dirinya ingin pemahaman yang dimiliki masyarakat sama dengan yang direncanakan oleh Pemprov DKI.
"Karena banyak noise di luar sehingga voice-nya ketutup. Kalau voice-nya ketutup akhirnya yang dipahami bisa keliru. Kita ingin lakukan itu," tambah Anies.
Selain itu, dia sempat menyinggung agar jajarannya sekelas Kepala Dinas pun tidak menyampaikan informasi yang berbeda dengan kebijakannya. Dia menegaskan tidak melarang jajarannya berbicara kepada media, namun meminta informasinya disampaikan lebih baik.
"Kemudian yang kedua menyamakan juga jangan sampai kepala dinasnya nggak paham apa yang harus dikatakan, malah justru mengatakannya berbeda dengan kebijakannya. Jadi kita samakan. Di dalamnya sama, keluarnya juga sama. Dan kita cari pakarnya untuk bisa melakukan itu," tegas Anies.
Sebelumnya, Anies memerintahkan PD Pembangunan Sarana Jaya, PT Jakarta Propertindo, Bank DKI, dan PD Pasar Jaya iuran untuk menyewa tim konsultan komunikasi. Tujuannya untuk menerjemahkan bahasa finansial dan bahasa teknis dari program DP Rp0 menjadi bahasa awam yang mudah dipahami masyarakat.
Hal itu ia sampaikan kepada jajarannya dalam rapat pimpinan di Balaikota pada Senin (25/4) lalu. Video rapat pimpinan itu kemudian diunggah oleh Pemprov DKI ke youtube pada Senin (7/5).
"Karena itu saya menugaskan aja pada empat BUMD, hire satu konsultan komunikasi. Bukan satu orang, satu tim. Nanti saweran nih, yang menerjemhkan bahasa finansial tadi dan bahasa teknis menjadi bahasa komunikasi publik," kata Anies dalam rapat tersebut. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved