Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Rusuh Mako Brimob, Negosiasi Alot karena Tuntutan Tidak Jelas

MICOM
09/5/2018 19:40
Rusuh Mako Brimob, Negosiasi Alot karena Tuntutan Tidak Jelas
(ANTARA)

Tim negosiator pihak kepolisian masih terus berupaya mencari solusi terbaik atas penyanderaan di Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyebut kondisi sudah dapat dikendalikan dengan baik.

Meski demikian menyebut secara umum kondisi di dalam rutan baik, Setyo mengakui hingga kini, masih ada seorang anggota Polri yang disandera para tahanan teroris tersebut yakni Bripka Iwan.

"Tim dari dari Polri. Timnya satu tapi terdiri dari beberapa orang, kita menjaga jangan sampai terjadi stuck, jangan sampai terjadi kejenuhan karena kan negosiasi ini membutuhkan pemikiran yang segar," ujar Setyo dalam wawancaranya dengan Metro TV, usai jumpa pers di Direktorat Polisi Satwa Baharkam Mabes Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa
Barat, Rabu (9/5).

Negosiasi yang berjalan alot itu, menurutnya, disebabkan tuntutan yang disampaikan oleh narapidana teroris tidak jelas.

"Tuntutan tidak jelas karena asal usulnya masalah sepele, masalah makanan. Tapi tiba-tiba ada yang memprovokasi dan membobol ruangan dan memprovokasi yang lain," terangnya saat jumpa pers tersebut.

Namun dari masalah sepele itu, kini para tahanan teroris itu mengajukan hal-hal lain dalam proses negosiasi. Salah satu permintaan mereka ialah ingin bertemu terdakwa kasus terorisme Aman Abdurrahman yang disebut-sebut sebagai pimpinan ISIS di Indonesia. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya