Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Iskandar Abubakar mengatakan, ada baiknya Kereta Bandara Soekarno Hatta dirancang seperti kereta umum sperti KRL Commuter Line yang bisa berhenti di setiap stasiun yang ada. Kereta bandara yang hanya bisa dijangkau di stasiun tertentu, menurutnya, memberatkan penumpang.
"Yang jadi masalah kereta bandara ini penumpangnya kecil dan tarifnya mahal," ujar Ketua DTKJ Iskandar Abubakar dalam acar Focus Group Discussion (FGD) bertemakan "Alternatif Pembiayaan Angkutan Umum Massal Berbasis Rel" di Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (7/5).
Konversi tersebut, kata dia, akan memberikan azas manfaat kepada masyarakat lebih luas. "Tapi mungkin masalah kenyamanan penumpang (yang ke bandara) menjadi tidak nyaman, tapi itu kan bisa disiasati," kata dia.
Iskandar mengatakan penumpang mau tidak mau harus memakai taksi ke stasiun tertentu yang menjadi perhentian kereta bandara. Untuk itu, konsumen mengeluarkan ongkos tidak kecil sehingga efisiensi tidak terjadi.
"Jadi cost perjalanan menjadi sangat tinggi," kata dia. "Ada baiknya jangkauan stasiun kereta bandara diperluas," tukas Iskandar.
Selain itu, ia pun meminta kebijakan tarif kereta bandara dibenahi. Jika tidak, menurutnya dengan tarif yang ia sebut mahal itu, permintaan (demand) terhadap kereta bandara akan tetap jeblok.
Kereta Bandara Soekarno Hatta berada di bawah manajemen PT Railink, anak perusahaanjoint venture PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan PT Angkasa Pura II (Persero). Kereta bandara di Jakarta adalah produk kedua PT Railink setelah kereta di Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara.
Total investasi yang dikeluarkan sebesar Rp5 triliun, dan ditargetkan bisa mengambil alih 30 persen penumpang yang selama ini menuju bandara dengan mengendarai mobil. Kereta bandara Soekarno Hatta diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Januari 2018.
Harga tiketnya Rp70 ribu untuk hari kerja dan Rp35 ribu untuk Sabtu dan Minggu, ditambah promo diskon 50% hingga Mei 2018. Rutenya: Stasiun Sudirman Baru, Duri, Batu Ceper dan Bandara Soekarno Hatta. Hingga Maret 2018, kereta bandara baru mengangkut 30% dari kapasitasnya. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved