Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Laporkan Intimidasi di CFD, Perempuan PSI Khawatir Dampak Psikologis Korban

Tosiani
30/4/2018 14:49
Laporkan Intimidasi di CFD, Perempuan PSI Khawatir Dampak Psikologis Korban
(MI/Pius Erlangga)

PARA perempuan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendesak polisi untuk segera menindaklanjuti dan mengusut tuntas kasus intimidasi pada ibu dan anak di ajang Car Free Day (CFD) pada Minggu (29/4).

"Kami melaporkan ke polisi kasus intimidasi ibu dan anak. Tentu kami menyesalkan kejadian ini, karena apapun pilihan politik seseorang dimasa demokrasi seperti ini, tidak boleh ada intimidasi," cetus Ketua DPP PSI Isyana Bagus Oka di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/4).

Kejadian itu, menurut Isyana, tentu menimbulkan dampak psikologi yang besar, terutama pada sang anak. Kondisi mengerikan seperti, diteriaki dan dicaci maki, menurutnya, sangat tidak sehat bagi perkembangan jiwa anak.

"Bayangkan psikologi anak, harus diteriaki, tentu sangat tidak sehat. Kami prihatin dan mendesak polisi supaya mengusut ini," ujar Isyana.

Dalam laporan tersebut, lanjut Isyana, pihaknya menyertakan sejumlah barang bukti. Di antaranya video, foto. PSI juga membawa saksi.

"Kita laporkan tindakannya dulu, nanti polisi akan menindaklanjuti. Yang paling penting saya salut dengan keberanian sang ibu, pada saat tertekan tapi sangat berani," pungkas Isyana. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya