Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Ribuan Buruh Bekasi Bakal Demo May Day di Istana

Gana Buana
29/4/2018 17:31
Ribuan Buruh Bekasi Bakal Demo May Day di Istana
( ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Sedikitnya 3.000 perwakilan buruh dari Kota dan Kabupaten Bekasi berencana bertolak ke Jakarta dalam peringatan hari buruh atau may day pada Selasa (1/5) mendatang. Para buruh rencananya akan menyuarakan empat tuntutan pada pemerintah dalam aksi mereka.

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Bekasi R Abdullah menyampaikan, jumlah buruh yang akan berangkat ke Jakarta masih bisa berubah. Sebab, jumlah tersebut baru dihimpun dari jumlah buruh di dalam lingkaran SPSI Bekasi.

“Untuk serikat buruh yang lain belum ada kabar, namun yang pasti dari SPSI jumlahnya 3.000 lebih,” ungkap Abdullah, Minggu (29/4).

Aksi turun ke jalan untuk menyuarakan berbagai tuntutan mereka itu akan dilakukan di depan Istana Kepresidenan. Para buruh akan berjalan kaki menuju Kompleks Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Gedung DPR RI juga akan dipilih sebagai tempat menyuarakan aksi.

Abdullah menjelaskan, tuntutan para buruh dalam aksi kali ini di antaranya adalah menuntut pemerintah meninjau kembali Perpres Nomor 20 Tahun 2018 yang mengatur mengenai Tenaga Kerja Asing (TKA). Sebab menurutnya, perpres ini bisa menambah kendala masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan di negerinya sendiri.

“Kami khawatir, Perpres ini justru menimbulkan dampak buruk dalam jangka panjang,” kata dia.

Selain itu, kata Abdullah, di tengah kesulitan para keluarga buruh atas akses fasilitas kesehatan, buruh pun akan menuntut kemudahan pelayanan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sebab, saat ini masih banyak anggota BPJS yang sulit berobat.

Terakhir, lanjut dia, buruh pun masih tetap fokus menolak sistem kerja kontrak dan outsourching. “Kami menolak upah murah, hapus outsourching dan mendeklarasikan Presiden 2019 yang pro akan kebijakan buruh,” tandas dia. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya