Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN bangunan liar di Kota Depok terpaksa dirobohkan lantaran tidak memiliki izin yang dikeluarkan Pemerintah Kota Depok. Selain tak berizin, bangunan-bangunan tersebut pun juga melanggar garis sempadan jalan sehingga bila hujan turun sebagian wilayah Kota Depok kebanjiran.
Puluhan bangunan illegal terletak di wilayah Kecamatan Pancoran Mas, dan Kecamatan Beji yang sehari-hari dilewati air Sungai Ciliwung dan Kali Cabang Tengah. Penertiban bangunan semi permanen yang berada disisi saluran penghubung (PHB) Pancoran Mas dan Beji itu untuk mengembalikan fungsi jalan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok Ya1yan Arianto mengatakan pihaknya merobohkan puluhan bangunan tak berizin dan melanggar garis sempadan sungai (GSP) di Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas dan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok diratakan dengan tanah.
Sebelum ditertibkan, kata Yayan pihaknya telah melakukan sosialisasi dan memberikan surat peringatan tiga kali kepada para pemilik bangunan. Kemarin adalah hari terakhir dan merupakan batas akhir, sehingga dilakukan pembongkaran paksa.
"Ada 40 bangunan berupa kios dan bangunan semi permanen yang ditertibkan," kata Yayan di lokasi, Rabu (18/4).
Dalam penertiban, katanya Satpol PP Kota Depok mengerahkan 100 lebih petugas gabungan dari Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum dn Penataan Ruang (PUPR), TNI, dan Polri serta dua alat berat beckhoe dikerahkan.
"Selanjutnya lokasi bekas penertiban akan difungsikan kembali menjadi jalan dan saluran PHB dinormalisasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)," ujarnya.
Sebelumnya, Banjir merendam puluhan rumah di Pancoran Mas, Kota Depok Senin (16/4).Beruntung penghuni rumah tidak diungsikan ke tempat lain. "Banjir akibat sampah menumpuk di kali cabang tengah yang didekatnya berdiri puluhan bangunan liar," ujarnya. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved