Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Usai Lebaran, Skybridge Tanah Abang Dibangun

Nicky Aulia Widadio
19/4/2018 21:06
Usai Lebaran, Skybridge Tanah Abang Dibangun
(MI/RAMDANI)

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta akan membangun jembatan layang (sky bridge) di komplek Pasar Tanah Abang pada Juni mendatang. Para pedagang kaki lima (PKL) yang kini menempati Jalan Jatibaru Raya akan direlokasi ke lahan milik PD Sarana Jaya.

"Skybridge kita akan langsung bangun mudah-mudahan dieksekusi setelah lebaran. Toh nggak mungkin orang kerja selama bulan puasa," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/4).

Saat ini, Pemprov DKI masih merancang desain dari jembatan layang yang menghubungkan Stasiun Tanah Abang dengan Blok A, B, F, dan G. Sandiaga menargetkan desain sky bridge akan rampung dalam dua hari.

Panjangnya diperkirakan 350 meter. Nantinya, para pedagang kaki lima akan dipindahkan ke jembatan layang itu. Sky bridge juga menjadi jalur melintas pejalan kaki. "Pedagang makanan dan minuman bisa berjualan di sana," imbuhnya.

Direktur Utama PD Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan mengatakan pihaknya kini masih mengurus dokumen perizinan untuk membangun jembatan layang itu. Mulanya PD Sarana Jaya berencana membangun sky bridge pada tahun depan. Namun, atas permintaan Gubernur Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga, pembangunan sky bridge pun dipercepat sebagai bagian dari penataan Tanah Abang jangka menengah.

Yoory memperkirakan butuh waktu delapan bulan hingga sky bridge rampung. "Kalau kami tadi hitung-hitungan dari konsultan kan delapan bulan. Pak Wagub minta lebih cepat. Mungkin kalau persiapannya lancar," ujar Yoory.

Sementara anggaran pembangunan sky bridge, tutur Sandiaga ditaksir Rp50 miliar. Dia belum memastikan pembangunannya akan menggunakan dana milik PD Sarana Jaya atau anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). Pasalnya, Pemprov DKI belum menganggarkan pembangunan sky bridge pada APBD 2018.

Dana yang dimiliki PD Sarana Jaya pun saat ini dialokasikan untuk membangun rumah susun. Oleh sebab itu, penanggungjawab pembangunan sky bridge yang semula ditugaskan kepada PD Sarana Jaya, kini dialihkan ke Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup, Gamal Sinurat.

"Sarana Jaya punya uang. Tapi uangnya dialokasikan untuk beli apartemen. Nanti dikaji lagi," ucap Sandiaga.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya