Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMRINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mewanti-wanti pemilik gedung, terutama gedung pencakar, soal pengelolaan dan penggunaan air. Sebab, Pemprov DKI berencana melakukan sidak lanjutan ke beberapa wilayah.
"Kami akan koordinasi dulu. Sembari kami memberikan kesempatan bahwa ini kepada seluruh masyarakat Jakarta baik industri, dunia usaha ada waktu untuk mematuhi. Ada waktu untuk upaya mereka menyesuaikan peraturan dan ketentuan," Kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Rabu (18/4).
Pun demikian, ia enggan memberitahu secara detail soal pelaksanaannya. Saat ini pihaknya masih memberi waktu kepada para pengelola untuk memperbaiki penyediaan sumur resapan, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), dan pemanfaatan air tanah.
"Saya nggak bisa kasih tahu. Kalau namanya sidak bisa. Tapi ini prioritas utama, jadi bisa Minggu depan, bisa 10 hari lagi. Jadi siap-siap aja kalau anda ada gedung yang tidak mematuhi cepat-cepat upayakan langsung lakukan (perbaikan)," jelasnya
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkap ada 37 dari 80 gedung tinggi di sepanjang jalan Sudirman hingga MH Thamrin yang memiliki sumur resapan atau memiliki namun tidak dapat difungsikan.
Daftar tersebur didapat setelah Pemprov DKI Jakarta melakukan sidak terhadap 80 gedung di Jalan MH Thamrin-Sudirman pada 12 hingga 21 Maret 2018. Daftar 37 gedung tersebut mencakup gedung milik pemerintah dan swasta.
"Meski memiliki sumur resapan, sebagian besar belum memenuhi kapasitas yang dipersyaratkan dalam Pergub Nomor 20 Tahun 2013 tentang sumur resapan," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Rabu (11/4). (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved