Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Beralih Jadi Pengumpan, Angkot akan Dibenahi Total

23/11/2017 11:51
Beralih Jadi Pengumpan, Angkot akan Dibenahi Total
(ANTARA/WAHYU PUTRO A)

PENGELOLAAN angkutan perkotaan (angkot) di Jabodetabek akan segera dioptimalisasi melalui restrukturisasi.

Fungsi angkot akan diarahkan sebagai feeder (pengumpan) untuk angkutan utama seperti KRL, bus Trans-Jakarta, maupun bus Trans-Jabodetabek.

Permasalahan klasik seputar angkot yang terus terjadi mendorong Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) merancang konsep baru untuk meningkatkan pelayanan angkot bagi masyarakat.

Selama ini, angkot yang dikelola perorangan tidak memliki standar pelayanan yang baku.

"Tidak ada standar pelayanan baik dari segi fisik angkutan maupun jadwal pelayanan. Ini membuat keberangkatannya suka-suka, tidak terjadwal, dan cenderung makin lama karena menunggu penuh. Ke depannya kita berharap agar performa angkot dapat meningkat," ujar Kepala Subdirektorat Evaluasi Program Direktorat Perencanaan dan Pengembangan BPTJ Sugianto, kemarin.

Faktor-faktor yang menyebabkan angkot semakin tidak diminati ialah persaingan dengan kendaraan pribadi terutama sepeda motor serta meningkatnya jumlah angkutan daring.

Permasalahan lain yang tak kalah penting, menurutnya, ialah trayek angkot yang bersinggungan dengan angkutan utama.

Pakar transportasi Dharmaningtyas mengatakan, dari hasil kajian itu, angkot direncanakan akan terintegrasi dengan moda transportasi lain.

"Fungsinya ke depan akan sebagai feeder dari moda-moda lain," ungkapnya.

Peremajaan angkot juga perlu dilakukan yaitu dengan mengganti angkot menjadi bus sedang. Angkot yang sudah tua direnovasi dan dilengkapi fasilitas yang mumpuni seperti AC, GPS, CCTV, dan card reader.

"Lalu menata ulang rute trayek (rerouting) terutama jika ada lebih dari satu trayek yang bersinggungan atau bersinggungan dengan angkutan utama, tidak ada lagi angkot ngetem dan ngebut serta setiap trayek dilengkapi dengan jadwal yang harus ditepati," tambahnya. (Cah/J-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya