Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Warga Kesal, Jalan Rusak Diabaikan Pemkot

23/11/2017 11:07
Warga Kesal, Jalan Rusak Diabaikan Pemkot
(MI/BARY FATHAHILAH)

HUJAN sebulan terakhir memicu kerusakan jalan di Kota Depok, Jawa Barat, semakin parah. Saat ini banyak jalan berlubang yang bisa membahayakan pengendara.

Semakin berbahaya jika warga mengendarai sepeda motor pada malam hari karena lubang-lubang tersebut tidak terlihat.

Martohap, warga Kelurahan Tugu Kecamatan, Cimanggis, yang setiap hari melewati Jalan Akses Universitas Indonesia (UI), telah merasakan dampak jalan berlubang tersebut.

"Saya tidak melihat ada lubang karena jalan gelap. Saya terjatuh. Untung motor saya enggak rusak. Kalau saat itu ada mobil dari belakang, entah bagaimana nasib saya," cetusnya, kemarin.

Suryo, juga pengendara sepeda motor yang rutin melintasi Jalan Akses UI, mengatakan kerusakan sudah lama dibiarkan Pemkot Depok.

"Jalan Akses UI ini milik Pemkot Depok dan tanggung jawabnya memperbaiki titik titik yang rusak," imbuhnya.

Selain Jalan Akses UI yang perlu mendapat perhatian Pemkot Depok, Jalan Pipa Gas Negara, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, juga perlu penanganan segera.

Warga menaruh ban bekas di jalan berlubang untuk mengingatkan pengendara agar berhati-hati.

Menurut Yunus, warga Kelurahan Curug, ketika hujan datang, jalan-jalan berlubang tidak kelihatan.

Warga setempat bisa meraba-raba di mana posisi lubang-lubang itu.

Tapi warga yang baru satu-dua kali melewati jalan di sana akan bermasalah sebab melewati jalan berlubang yang tidak kelihatan.

"Jalan Pipa Gas Negara ini sudah dikeraskan, tapi belum diaspal. Akibatnya, jalan berlumpur dan licin. Lubang berhamparan karena tidak ada saluran. Genangan kan mempercepat dan memperparah jalan rusak," paparnya.

Warga harus bersabar karena menurut Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Supomo, perbaikan jalan rusak baru akan terlaksana pada 2018.

"Kami akan perbaiki, tapi pada anggaran tahun depan."

Menurut data yang dipegang Supomo, setidaknya ada 64 titik jalan rusak yang perlu segera mendapat penanganan. (KG/J-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya