Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
BEDENG-BEDENG di sepanjang Jalan Inspeksi Kanal Banjir Barat (KBB) di kawasan Tanah Abang ditertibkan, kemarin.
Meski bukan kali pertama kawasan tersebut ditertibkan, Pemprov DKI Jakarta berjanji mengawasi lokasi itu agar tetap steril.
"Ini bagian dari kami menata Tanah Abang dan itu sudah mulai dirapikan hari ini," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, di Balai Kota, kemarin.
Menurutnya, warga pemilik bedeng yang ditertibkan sudah mengerti alasan penertiban ini.
"Tentunya sosialisasi ini sudah cukup selama seminggu," sambung Sandi.
Nantinya jalan inspeksi akan dibenahi agar bisa dilalui alat berat milik Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).
Jalur tersebut ialah akses utama untuk alat berat yang akan digunakan untuk normalisasi KBB.
"Jalan itu dipakai untuk mengeruk, kendaraan pemerintah pusat. Untuk memastikan karena ini, kan, curah hujan sudah semakin meningkat. Teman-teman dari dishub dan wali kota sekarang stand by," sambung Sandi.
Menjamur kembali
Pemprov DKI pun berjanji melakukan pengawasan rutin untuk mencegah permukiman liar kembali muncul di tempat itu.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu mengatakan pengamanan dilakukan bersama aparat BBWSCC.
"Karena itu, jalan inspeksi ialah sarana prasarana kota. Ini yang perlu diawasi supaya tidak ada lagi tumbuh lagi pelanggaran. Nanti akan ada posko bersama BBWSCC," ujar Yani.
Pengawasan akan dilakukan hingga proyek pengerukan Sungai Ciliwung di kawasan Tanah Abang itu selesai.
Berdasarkan pantauan Media Indonesia, meski bedeng mereka sudah dibongkar, sejumlah penghuni masih terlihat di lokasi.
Mereka tampak menggelar kasur maupun terpal bekas tenda di sepanjang tepian jalan itu dan tidur di atasnya.
"Coba lihat. Sebenarnya masih ada lahan buat kami tinggal. Daripada diisi rerumputan" kata Turin, 52.
Selama ini penertiban di jalan inspeksi hanya ampuh sebentar saja.
Tak lama setelah penertiban, bedeng-bedeng biasanya kembali menjamur.
Bahkan, ada pula bedeng yang menjadi tempat prostitusi.
Bedeng semacam itu disewakan dengan harga Rp10 ribu per malam. (Mal/Mtvn/Aya/J-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved