Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Kembali Menjabat, Hashim Bawa Pesan Prabowo

Yanurisa Ananta
27/10/2017 09:57
Kembali Menjabat, Hashim Bawa Pesan Prabowo
(Hashim Djojohadikusumo---ANTARA/Nanien Yuniar)

HASHIM Djojohadikusumo, adik Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, akan kembali menjadi menjadi Ketua Dewan Pengawas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Taman Margasatwa Ragunan setelah DKI Jakarta dipimpin Anies Baswedan.

Ia sempat menempati jabatan tersebut pada era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada pertengahan 2013, namun kemudian mengundurkan diri pada akhir 2014.

“Saya sampaikan ­untuk pimpin Kebun Binatang ­Ragunan lagi. Dan saya melamar dan beliau (Anies) setuju. Dalam waktu yang tidak lama lagi saya akan jadi Ketua De­wan Pengawas Kebun Binatang Ragunan,” kata Hashim usai bertemu dengan Anies di Balai Kota DKI Jakarta, kemarin (Kamis, 26/10).

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra mengaku, dia dulu mengundurkan diri dengan alasan keterbatasan waktu. Kini ia kembali ingin kembali menjabat dan optimistis bisa membuat Ragunan naik kelas menjadi kebun binatang bertaraf internasional. Dengan lahan seluas 140 hektare, menurutnya, Ragunan merupakan kebun binatang kota terbesar kedua di dunia.

“Ini suatu aset ibu kota yang luar biasa. Beliau ingin ragunan setaraf internasional. Beliau pernah katakan kepada kita ingin Ragunan seperti Singapore,” kata Hashim.

Untuk mewujudkan itu, lanjut Hashim, dia berencana membuat working group yang akan mengkaji keadaan Ragunan saat ini.

“Kita mau kaji dulu karena saya kan sudah tinggalkan dua tahun lalu hampir tiga tahun. Maka ini saya belum tahu apa yang terjadi di dalam. Saya sudah dengar tapi belum tahu pasti keadaan di Ragunan,” jelas Hashim.

Titipan Prabowo
Tak hanya membahas Ragun­an, Hashim pun menyampaikan keinginan kakaknya agar Anies-Sandi bisa menjalankan program Revolusi Putih yang digagas Prabowo itu. Revolusi putih merupakan program pemberian tambahan makanan untuk pelajar TK hingga SMA yang tidak mampu di DKI Jakarta, baik sekolah negeri ataupun swasta. Makanan tambahan berupa susu kacang hijau dan telor rebus akan diberikan cuma-cuma.

“Ini program langsung dari Pak Prabowo dari 2008. Nah realisasinya ini perlu diajukan untuk dimasukkan ke dalam RAPBD tahun depan. Kan ini tahun fiskal berarti mulai 2018, secepatnya,” tegas Hashim.

Kendati demikian, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengaku tak tahu program revolusi putih miliki Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Ia juga membantah program ini dititipkan Prabowo.

“Kalau program dari Pak Prabowo sendiri, saya belum terupdate,” kata Sandi. Namun dia menilai program yang menyuplai asupan protein para pelajar itu bagus. “Akan kami kaji,” imbuhnya. (Aya/J-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya