Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Polisi Buru Penyuplai Narkoba ke Indra Piliang

Akmal Fauzi
14/9/2017 16:12
Polisi Buru Penyuplai Narkoba ke Indra Piliang
(MI/Ramdani)

PENYIDIK Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya memburu penyuplai narkoba ke politikus Partai Golkar, Indra J Piliang yang ditangkap bersama dua rekannya di Karaoke Diamond, Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (13/9) malam.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Indra membeli narkoba jenis sabu itu di salah satu ballroom di Diamond. Namun, Argo enggan membeberkan identitas seseorang yang diduga pengedar sabu tersebut.

"Kami masih cari yang menyediakan siapa, kemudian yang membeli dan menyebarkan siapa," ujar Argo, Kamis (14/9)

Berdasarkan hasil tes urine, Indra bersama dua rekannya, Romi Fernando dan M Ismail Jamani, positif sabu. Dari pemeriksaan sementara, Indra mengaku telah mengkonsumsi sabu sejak satu tahun terkahir.

Ada dugaan juga keterlibatan manajeman Karaoke Diamond dalam peredaran narkoba di tempat hiburan itu. Pasalnya, Indra mengaku membeli narkoba di salah satu ballroom Diamond.

Tempat hiburan yang bersebalahan dengan Polsek Taman Sari itu juga pernah diberi surat peringatan oleh Pemprov DKI Jakarta lantaran menjadi tempat peredaran narkoba. Pada April 2017 lalu, terungkap narkoba disediakan oleh manajeman diskotik.

Menanggapi itu, Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Toni menegaskan Diamond terancam ditutup. Dalam Perda Nomor 6 tahun 2015 tentang Kepariwisataan, tempat hiburan malam yang dua kali kedapatan ada narkoba akan ditutup dan dicabut izinnya.

"Kalo emang terbukti dua kali. Bisa izinnya ditutup," ucap Toni, Kamis (14/9). (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya