Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Biaya Pemasangan Listrik Mahal, 8.000 Pelanggan Numpang

Gana Buana
21/8/2017 09:40
Biaya Pemasangan Listrik Mahal, 8.000 Pelanggan Numpang
(Petugas PLN memperbaiki jaringan instalasi pada trafo listrik. -- ANTARA FOTO/Darwin Fatir)

SEBANYAK 8.000 pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) tercatat masih menumpang sambungan listrik ke pelanggan lainnya. Mereka berdalih harga pemasangan alat kilo watt hour (KWh) terlalu mahal dan tidak terjangkau.

Manajer PT PLN (Persero) Area Bekasi, Reny Wahyu menyampaikan, dari 1.542.000 unit sambungan listrik yang telah terpasang di Kota dan Kabupaten Bekasi, nyatanya masih ada sekitar 8.000 pelanggan yang numpang ke instalasi listrik milik orang lain. Mereka kebanyakan berasal dari warga tidak mampu.

"Mereka mengeluh harga pemasangan alat KWhnya mahal. Padahal bisa saja mereka ikut program penanggulangan kemiskinan dari pemerintah setempat. Jadi biaya pemasangan dan biaya tagihan bulanan bisa disubsidi," ujar Reni, Senin (21/8).

Reny menjelaskan, sebetulnya ribuan penumpang sambungan listrik tersebut tidak dikategorikan pencuri listrik negara. Sebab mereka tetap taat membayar tagihan dengan cara patungan dengan orang yang punya alat KWh tersebut.

Ia menjelaskan, pelanggan yang paling banyak menumpang instalasi listrik berada di wilayah Kecamatan Muaragembong, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. Untuk itu, pihaknya segera mengupayakan adanya dispensasi pemasangan KWH. "Tahun ini kami mendapat bantuan alat KWh baru dari provinsi sebanyak 1.300 unit yang dikhususkan bagi masyarakat tidak mampu," ujar Reny.

Bagi pelanggan yang berasal dari keluarga tidak mampu, kata dia, harus dibuktikan dan terdaftar dalam tim penanggulangan kemiskinan kabupaten/kota. Mereka akan masuk dalam kategori pelanggan berdaya 450 VA atau 900 VA bersubsidi.

Selain itu, pihaknya juga memberikan potongan diskon sebesar 17 persen untuk pemasangan listrik baru. Diskon ini diberikan untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-72 yang jatuh pada 17 Agustus 2017. Potongan harga pemasangan listrik ini akan diberikan selama 45 hari dari 8 Agustus sampai 21 September.

"Tarif pemasangan daya 900 VA hanya perlu biaya sebesar Rp699.690, harga normalnya sekitar Rp843.000," kata dia.

Juru Bicara PLN Area Bekasi, Harwito menambahkan, biaya pemasangan instalasi listrik mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 27 tahun 2017, tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang Terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PLN. Dengan demikian, kata dia, acuan tarifnya sangat jelas. "Tarif pemasangan listriknya jelas sudah diatur," katanya.

Namun, imbuh Harwito, apabila warga menggunakan jasa calo harga yang ditawarkan akan lebih mahal. Karena itu, Ia mengimbau agar masyarakat menggunakan layanan internet www.pln.co.id atau menghubungi petugas di line telpon yang sudah tersedia. Sehingga warga pun tak harus datang ke kantor PLN.

"Kalau pakai calo tentu ada resikonya, mulai dari tarif pemasangan lebih mahal dari tarif normal dan kedua belum tentu daya listrik yang dipasang resmi," tukas dia.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya