Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
BARESKRIM Polri dan Kementerian Agama telah resmi membuka crisis center kasus First Travel sejak Rabu (16/8). Posko itu jadi wadah pengaduan para calon jemaah biro umrah bermasalah itu.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Brigjen Herry Rudolf Nahak mengatakan, sampai hari ini sudah hampir 500 orang mengadu ke crisis center. "Sudah lebih dari 400-an orang, hampir 500 orang. Mungkin akan lebih banyak," kata Herry di Markas Polda Metro Jaya, Jumat (18/8).
Para jemaah yang mengadu mayoritas sudah menyetor lunas biaya umrah, tapi tak kunjung diberangkatkan. Setiap jemaah merugi Rp14,3 juta, sesuai biaya umrah yang ditetapkan First Travel. Tapi, ada juga yang merugi lebih dari itu.
"Karena ada juga yang sempat menambah biaya. Diminta menambah, tapi enggak jalan (umrah) juga," ungkapnya.
Crisis center itu berada bersebelahan dengan ruang siaga Kantor Bareskrim yang berlokasi di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat.
Crisis Center dibuka mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Calon jemaah First Travel bisa datang melapor dengan membawa bukti pembayaran. Ada empat orang satgas crisis center yang akan melayani.
Selain datang langsung, para jemaah dan agen korban penipuan First Travel mengadu melalui e-mail [email protected]. Atau, bisa menghubungi nomor hotline di 081218150098. (MTVN/X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved