Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Lima Stasiun MRT Terintegrasi dengan Transjakarta

Sri Utami
14/8/2017 20:10
Lima Stasiun MRT Terintegrasi dengan Transjakarta
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

LIMA stasiun mass rapid transit (MRT) diklaim sudah terintegrasi dengan Transjakarta. Hal itu dikatakan Direktur MRT William P Sabandar saat peninjauan sejumlah stasiun MRT di Jakarta, Senin (14/8).

"Setiap stasiun ada lift. Sekarang sedang proses MoU tentang potensi jumlah penumpang. Kami juga ingin feeder busnya akurat," jelasnya.

Tidak hanya itu, sambung William, koneksi dengan Terminal Lebak Bulus Jakarta Selatan juga akan dilengkapi dengan Skywalk.

"Jalur ke stasiunnya dengan jalur itu agar lebih nyaman dan juga dilengkapi dengan loket dan jalur bagi mereka dengan kebutuhan khusus dan nantinya petugas siap melayani," terangnya.

Di saat sama, Kepala Bappeda DKI Jakarta Tuty Kusumawaty mengatakan pemerintah akan mensubsidi tarif angkutan umum MRT. Meski belum menentukan kisaran tarif angkutan kereta cepat ini, ia memastikan harga tarif tidak sampai Rp100 ribu.

"Tidak sampai segitu. Pasti disubsidi, hanya harus dihitung lagi. Nanti berapa PSO-nya maka akan diusulkan," ujarnya.

Tuty menerangkan hingga saat ini regulasi pembangunan MRT berdasarkan peraturan gubernur yang sudah ada, termasuk pembangunan transit oriented development (TOD). "Untuk transit oriented development sudah ada pergubnya, ini berlaku untuk seluruh Jakarta," ujarnya.

Tuty menuturkan meski belum ada aturan yang mendasarinya, yaitu di revisi UU Pertanahan, pemerintah membuat kebijakan khusus untuk mempercepat pembangunan infrastruktur tersebut.

"Yang belum ada sekarang pengaturan tata guna tanah underground di atas permukaan. Kini sudah ada tiga pergub pengelolaan bawah tanah, maka pemerintah melakukan diskresi," tandasnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya