Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Luhut Minta Maaf Pembangunan LRT Bikin Macet

Jessica Sihite
04/8/2017 13:20
Luhut Minta Maaf Pembangunan LRT Bikin Macet
(ANTARA/Yulius Satria Wijaya)

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta maaf kepada publik karena pembangunan light rail transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) telah menyebabkan kemacetan. Banyak titik yang mengalami penyempitan jalan, membuat masyarakat tidak nyaman.

"Kami meminta maaf pada publik karena dengan pembangunan ini pasti menimbulkan ketidaknyamanan. Tapi kami tidak ada pilihan," ucap Luhut saat meninjau pembangunan LRT di Cibubur, Jakarta, Jumat (4/8).

Adapun proyek pembangunan LRT Jabodebek tahap pertama meliputi tiga ruas, yakni Cawang-Cibubur sepanjang 14,8 kilometer (km), Cawang-Dukuh Atas sepanjag 11 km, dan Cawang-Bekasi Timur sepanjang 18,5 km. Akibat pembangunan prasarana LRT ITU, berbagai titik di sisi ruas Tol Jagorawi macet, terutama ruas Cawang-Pancoran dan Kuningan.

Menyadari itu, Luhut berharap pembangunan sarana dan prasarana LRT Jabodebek bisa rampung sesuai target, yakni Mei 2019.

"Kami berharap semua proses bisa selesai sesuai jadwal. Jadi, tidak terlalu lama masalah lalu lintas ini terganggu. Sekali lagi saya mohon maaf atas kejadian ini kepada publik yang tentu akan mengalami banyak gangguan masalah lalu lintas," kata Luhut.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Budi Harto menyebut saat ini progres pembangunan prasarana LRT Jabodebek mencapai 18%. Secara rinci, progres pembangunan ruas Cawang-Cibubur mencapai 37%, Cawang-Bekasi Timur 17%, dan Cawang-Dukuh Atas 3%.

Budi membeberkan masih ada lahan di Bekasi Timur yang belum dibebaskan sebanyak 10 hektare untuk dibangun depo. Dari total lahan tersebut, 5 ha merupakan milik negara dan 5 ha dimiliki swasta dan masyarakat.

"Semua lahan hampir bebas. Rencananya, hari Senin (7/8) ada rapat dengan Pemprov Jawa Barat untuk finalisasi pembebasan itu. Diharapkan September rampung untuk seluruh pembebasan lahan," imbuhnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya