Headline

Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.

Kearifan Lokal Hadang Peradaban Asing

Nur/X-4
31/7/2017 06:13
Kearifan Lokal Hadang Peradaban Asing
(Presiden Joko Widodo dikerumuni warga saat menghadiri perayaan ke-10 Lebaran Betawi di Pusat Budaya Betawi, Setu Babakan, Jakarta Selatan, kemarin. -- MI/Panca Syurkani)

LETUSAN petasan dan tradisi palang pintu khas Betawi menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo di Perkampungan Betawi Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, kemarin.

Siang itu, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut tampil beda, mengenakan busana khas Betawi, baju ujung serong. Presiden Jokowi didam­pingi Ibu Negara Iriana yang anggun dalam balutan kebaya encim berwarna merah menghadiri acara perayaan ke-10 Lebaran Betawi.

Jokowi mengelilingi beberapa stan, seperti rumah wali kota dan bupati yang merepresentasikan tiap kota dan kabupaten yang ada di Jakarta, pameran lukisan Betawi, dan melihat proses penempaan besi baja untuk pembuatan golok gobang khas Betawi, juga melepas 50 kilogram ikan mas di Setu Babakan.

Seusai menghadiri acara tersebut, Jokowi menekankan pentingnya untuk merawat dan menjaga kearifan lokal budaya bangsa Indonesia. Hal itu dilakukan agar budaya lokal tidak tergeser oleh budaya yang masuk dari negara lain. “Saya kira merawat dan menjaga kearif­an lokal sangat penting karena intervensi peradaban Barat, peradab-an dari negara lain, sangat mendesak kita semua,” kata Jokowi.

Menurut Presiden, merawat dan melestari­kan budaya itu tidak hanya terkait dengan pembangunan fisik, tetapi juga seni, arsitektur, serta makanan khas yang ada.

Kehadiran orang nomor satu di Republik ini pada acara tersebut menjadi hari bersejarah. Pasalnya, baru pertama kali Lebaran Betawi dihadiri seorang Presiden RI.

Hadir pula pada kesempatan tersebut, antara lain Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Ketua Bamus Betawi Zainudin, Ketua MUI Ma’ruf Amin, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Pada bagian lain, dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyampaikan bahwa komitmen Jokowi saat menjadi Gubernur DKI telah terwujud, seperti membangun Masjid Fatahillah di kompleks Balai Kota DKI, Masjid Raya Ha-syim Asyari di Kalideres, Jakarta Barat, serta melestarikan ornamen-orna­men Betawi dan perkampungan budaya Betawi.

Djarot pun menyampaikan bahwa Lebaran Betawi setiap tahunnya akan diadakan di Setu Babakan, tidak seperti sebelumnya yang selalu berpindah tempat. “Kita putuskan bersama Bamus Betawi bahwa Lebaran Betawi setiap tahun kita pusatkan di Setu Babakan ini,” tukas Djarot. (Nur/X-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya