Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Polisi Gulung Sindikat Penyelundup Sabu Seberat 1 Ton

Kisar Rajagukguk
13/7/2017 15:47
Polisi Gulung Sindikat Penyelundup Sabu Seberat 1 Ton
(ANTARA/Asep Fathulrahman)

POLRES Kota Depok dan Polda Metro Jaya menggagalkan penyeludupan narkoba jenis sabu seberat satu ton sekaligus menangkap tiga pelaku. Satu pelaku ditembak mati polisi karena melawan saat hendak ditangkap. Sementara itu seorang pelaku lainnya berhasil lolos dari penyergapan.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Depok Kompol Putu Kholis Aryana kepada Media Indonesia, Kamis (13/7), mengatakan penggagagalan penyeludupan narkoba jenis sabu yang melibatkan empat orang warga negara Taiwan itu terjadi di Kawasan Dermaga Eks Mandala Jalan Anyer Raya, Kabupaten Serang, Banten.

Tim penyergap merupakan tim gabungan yang dinamai sebagai Satuan Tugas Merah Putih yang dipimpin Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta dan Kapolres Kota Depok Kombes Herry Heryawan.

Menurut Putu, penangkapan tersebut berawal ketika Polresta Depok mendapatkan informasi dari Kepolisian Taiwan terkait adanya pengiriman narkoba jenis sabu dari Tiongkok ke Indonesia dan akan didistribusikan ke agen-agen di Pulau Jawa, termasuk Depok.

Polres Depok kemudian berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk menyelidiki kebenaraninformasi tersebut. "Termasuk dengan Kantor Imigarasi Provinsi Banten," tutur Putu.

Putu menjelaskan, penyelidikan terhadap penyeludupan barang haram ini dilakukannya sejak dua bulan lalu atau sebelum bulan puasa. "Selama dua bulan bekerja, tim gabungan akhirnya melakukan penangkapan Kamis (13/7) dini hari," ujarnya.

Putu melanjutkan, secara keseluruhan narkoba jenis sabu yang diamankan oleh tim Merah Putih tersebut terdiri dari sabu sebanyak 27 kotak di dalam mobil Innova berwarna gold, 24 kotak di di dalam mobil Innova hitam. Satu karung masing-masing seberat 20 kilogram sehingga secara total diestimasi memiliki berat 1 ton.

Selain mengamankan barang bukti sabu, Polisi juga menangkap tiga pelaku yakni Lin Ming Hui, Chen Wei Cyuan, dan Liao Guan Yu. Namun Lin Ming Hui, yang berperan sebagai bos dalam kelompok penyeludup itu tewas ditembak karena melawan.

Seorang pelaku lainnya, yakni Hsu Yung Li berhasil lolos dalam penyergapan tersebut. Saat ini sedang dalam pengejaran polisi.

"Seluruh barang bukti dan para pelaku langsung dibawa ke Mapolda Metro Jaya dan pelaku yang tewas dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur," tutupnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya