Rabu 12 Juli 2017, 10:05 WIB

Polisi Terjunkan Tim Jaguar Bekuk Dua Pelaku Penganiayaan Hermansyah

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
Polisi Terjunkan Tim Jaguar Bekuk Dua Pelaku Penganiayaan Hermansyah

Dua pelaku (berkaos kuning dan biru) penganiaya ahli telematika Institut Teknologi Bandung (ITB), Hermansyah berhasil diringkus polisi di kawasan Sawangan, Depok, Rabu (12/7) dini hari. -- Istimewa

 

TIGA hari pasca peristiwa, Aparat gabungan Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Timur, dan Polres Depok, akhirnya berhasil meringkus dua penganiaya ahli telematika Institut Teknologi Bandung (ITB), Hermansyah, 46.

Dua pelaku diringkus polisi saat hendak pulang ke rumahnya di kawasan Sawangan, Kota Depok, pada Rabu (12/7) dini hari.

"Mereka kami tangkap saat hendak menuju pulang ke rumahnya di Sawangan, Kota Depok," jelas Wakil Kepala Polres Depok Ajun Komisaris Besar Faizal Rahamadhany di Polres Depok, Rabu (12/7) pukul 02.00 WIB.

Untuk membekuk dua pelaku, sebutnya, Polres Depok menerjunkan timTim Penjaga Gangguan Anti Kerusuhan (Jaguar) yang diketahui berinisial EH,37,dan LP, 31, tersebut.

"Begitu mobil yang kita identifikasi lewat, langsung kita sergap," ujarnya.

Faizal menambahkan, para pelaku ditangkap seusai menyembunyikan mobil yang mereka gunakan pada waktu kejadian. Mobil teresebut mereka sembunyikan di Bandung, Jawa Barat.

"Jadi mereka pulang ke Sawangan itu setelah menyembunyikan mobil di Bandung," tambah Faizal.

Tiba di Mapolres Depok, EH dan LP langsung digiring ke ruang Satuan Reserse Kriminal, untuk menjalani pemeriksaan. Keduanya diduga kuat terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap Hermansyah.

Hermansyah menjadi korban penganiayaan sekelompok orang tak dikenal di Kilometer 6 Tol Jagorawi, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada Minggu (9/7) dinihari. Ia mengalami luka parah akibat sabetan senjata tajam.

Penganiayaan diawali dengan aksi ugal-ugalan mobil yang ditumpangi para pelaku, hingga akhirnya menyerempet mobil Hermansyah. Tak terima mobilnya diserempat, korban pun berupaya mengejar mobil pelaku. Setelah Hermansyah bertemu para pelaku, ia pun dianiaya hingga mengalami luka parah. Hermansyah mengalami luka pada bagian kepala, leher, dan tangan akibat disayat senjata tajam.

Hermansyah yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jakarta Pusat itu, kondisi kesehatannya kini sudah semakin membaik dan bahkan sudah bisa diajak bicara dan makan.

Sebelumnya, Hermansyah, warga Perumahan Pesona Depok RT 002 RW 04 Kelurahan Tirta Jaya, Kecamatan Sukma Jaya, Kota Depok tersebut menjalani perawatan di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Hermina,di Jalan Siliwangi, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

“Kondisi sudah stabil. Bahkan sudah stabil, sudah bisa diajak ngobrol dan makan,” ungkap keponakan Hermansyah, Teguh Prasetyo Mulyo. (OL-6)

Baca Juga

Antara

Positivity Rate di DKI Makin Turun, Kini Hanya 0,6%

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 20:20 WIB
Pemprov DKI terus menggencarkan vaksinasi covid-19. Untuk vaksin dosis pertama sudah mencapai 10,79 juta orang dan dosis kedua menyasar...
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Polisi: Utang Rp1 Juta di Pinjol Ilegal Membengkak jadi Rp50 Juta

👤zaenal arifin 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 20:10 WIB
Masyarakat yang menjadi korban pinjol ilegal mengalami ganguan kejiwaan setelah mengetahui total pinjaman yang harus dibayar berkali-kali...
Antara/Indiranto Eko Suwarso

Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat, Monas Belum Dibuka untuk Wisatawan 

👤Selamat Saragih 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 18:29 WIB
Dia menambahkan, saat ini UPT Monas sedang menunggu keputusan pemerintah untuk diizinkan kembali...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya