Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memutasikan sejumlah pejabat eselon II, III, dan IV dengan alasan penyegaran. Mereka, antara lain Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo dan Wali Kota Jakarta Utara Wahyu Hariyadi.
Menurut Djarot, kedua pejabat bersangkutan sudah lama menduduki posisi bupati dan wali kota. Karena itu, keduanya membutuhkan penyegaran dengan menempati posisi jabatan baru.
"Betul, kan? Bupati Pulau Seribu sudah lama di laut. Dia akan dimutasi ke darat. Dia sebelumnya wakil bupati, terus naik jadi bupati," cetusnya di Balai Kota DKI, kemarin.
Budi Utomo dilantik menjadi Bupati Kepulauan Seribu pada 7 Agustus 2015 oleh Gubernur Ke-16 DKI Basuki Tjahaja Purnama. Sebelumnya, dia sempat menjabat Wakil Bupati Kepulauan Seribu dari Januari hingga Agustus 2015.
Sementara itu, Wahyu dilantik sebagai Wali Kota Jakarta Utara pada 17 Juni 2016. Dia terbilang baru 13 bulan memimpin Jakarta Utara. Namun, nama Wahyu masuk dalam daftar pejabat yang perlu disegarkan.
"Dia (Wahyu) juga kan semula Wakil Wali Kota Jakarta Utara yang jadi wali kota. Perlu penyegaran. Nanti dia dimutasi," ujar Djarot yang enggan menyebutkan nama pengganti Wahyu.
Sumber lain yang dihubungi Media Indonesia menyebutkan pejabat yang akan menduduki kursi Wali Kota Jakut ialah Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Daerah DKI Jakarta Husein Murad. Sementara itu, penguasa Kepulauan Seribu dipercayakan kepada Irmansyah yang saat ini menduduki pos Wakil Wali Kota Jakarta Selatan.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI M Syarif mengaku pihaknya telah melakukan fit and proper test terhadap calon Wali Kota Jakarta Utara maupun calon Bupati Kepulauan Seribu di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Senin (10/7).
"Hasil fit and proper test yakni Husein layak jadi Wali Kota Jakarta Utara. Dia menjadi Wakil Wali Kota Jakarta Timur pada 2013-2015 saat Gubernur DKI dijabat Joko Widodo. Irmansyah juga punya jenjang karier yang cukup baik, enggak ada cacat," ujarnya.
Setelah mendapat persetujuan dari DPRD DKI, para pejabat yang dimutasi atau mendapat promosi akan dilantik Kamis (13/7). Djarot mendapatkan dukungan dari Kemendagri untuk merombak pejabat eselon II, III, dan IV. Ssr/Sru/J-2
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved