Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
IRWAN Nurcahyo, 36, keluar dari Gedung PMI DKI Jakarta di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, dengan membawa sebuah boks berisi empat kantong darah golongan B.
Darah itu akan ditransfusikan kepada ayahnya yang tengah dirawat di RS Pelni Petamburan, Jakpus.
"Stok darah di rumah sakit kosong, makanya keluarga diminta donor," katanya saat ditemui Media Indonesia, kemarin.
Irwan tidak mengetahui alasan mengapa stok darah di rumah sakit tersebut kosong.
Saat ayahnya membutuhkan darah pada Jumat lalu, hanya tersedia satu kantong darah di sana.
Itu pun tidak kunjung ditransfusikan kepada ayahnya hingga Minggu (9/7) pagi.
"Waktu di bank darah di RS Pelni mereka bilang ada sisa satu kantong, tapi sampai hari ini belum juga ditransfusikan ke bapak. Asumsi saya mungkin itu dipakai untuk situasi yang lebih urgen. Makanya daripada menunggu lebih baik donor dari keluarga."
Hal senada disampaikan Salmia Sihombing, 41. Ia datang ke PMI DKI Jakarta untuk mendonorkan darah yang bergolongan O ke kerabatnya.
Salah satu kerabat Salmia menderita kanker tulang stadium III dan membutuhkan transfusi darah.
Di RS Persahabatan Rawamangun, Jakarta Timur, katanya, tidak tersedia stok darah.
"Kemarin juga sudah cari ke RS Pasar Rebo, tapi kosong. Saudara saya badannya sudah menggigil, harus segera ditransfusikan," kata Salmia.
Problem klasik
Kepala Unit Transfusi Darah PMI DKI Jakarta Salimar Salim mengatakan pasca-Lebaran, jumlah stok darah biasanya menurun hingga 70% karena selama bulan puasa banyak donor yang tidak mendonorkan darah.
Selain itu, rutinitas mudik Lebaran membuat jumlah donor berkurang drastis.
"Setiap mau puasa kita mutar otak dulu gimana supaya setiap bulan puasa kita enggak kekurangan darah, karena supply and demand-nya itu kan enggak seimbang, demand-nya tetap, supply-nya kurang," kata Salimar saat dihubungi.
Kebutuhan darah di DKI Jakarta berkisar 800 hingga 1.000 kantong darah per hari.
Berdasarkan data ketersediaan stok darah harian di situs PMI, pada Minggu (9/7) malam jumlah ketersediaan darah golongan A, baik berupa whole blood, trombosit, dan packed cell ialah sebanyak 200 kantong.
Untuk golongan darah B sebanyak 146 kantong, lalu 57 kantong golongan darah AB serta 296 kantong golongan darah O.
Salimar mengklaim, meski sedang berada di masa kritis, ketersediaan darah di PMI saat ini mencukupi kebutuhan harian di DKI Jakarta.
Sebab, kata dia, pihak PMI telah bekerja sama dengan sejumlah instansi seperti TNI dan Polri untuk menjadi donor di bulan puasa dan masa mudik.
"Kita berusaha semaksimal mungkin membantu rumah sakit. Darah yang memang langka seperti AB dan A. O dan B cukup," jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, koordinator donor dari pihak PMI ditugaskan untuk proaktif mencari donor di tempat-tempat ramai seperti pusat perbelanjaan.
Pun jika ketersediaan darah tidak mencukupi, maka pihak PMI biasanya meminta rumah sakit mengupayakan agar donor darah dari keluarga pasien, seperti yang dilakukan Irwan dan Salmia.
"Itu upaya terakhir kita sebenarnya," tukas Salimar. (J-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved