Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Berikan Ruang dan Kesempatan kepada Anak Autis

09/7/2017 14:30
Berikan Ruang dan Kesempatan kepada Anak Autis
(MI/RAMDANI)

MASYARAKAT didorong untuk memberikan kesempatan yang sama kepada anak-anak berkebutuhan khusus, termasuk anak autis, dalam kehidupan sehari-hari.

"Kita saksikan kemampuan anak-anak ini sungguh luar biasa dan tentu saja kita perlu terus menyadarkan masyarakat agar kesempatan bagi mereka tidak boleh kita batasi, justru kita perlebar karena mereka juga memiliki kemampuan yang luar biasa," ujar Kepala Bidang Perlindungan Anak Disabilitas Kementerian Perlindungan Anak dan Perempuan, Agung Budi Santoso, dalam acara National Autism Day Fantaustic Festival di Sky World Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, kemarin.

Berbagai penampilan keterampilan anak-anak autis pada acara tersebut dinilai pihak penyelenggara sebagai bukti bakat istimewa mereka. "Tentu saja kami bangga. Apa yang selama ini kita yakini anak-anak ini istimewa di balik kekurangan mereka," ujar Direktur AJ Entertainment Latesha Ivi Indriani.

Dia pun berharap masyarakat lebih bisa menerima mereka dalam keseharian. "Sekarang tinggal masyarakat, memberikan mereka ruang atau tidak," sambungnya.

Anita Pratomo, ibu Shinta, 16, mengatakan masyarakat masih menganggap anak autis tidak bisa memiliki kemampuan seperti anak kebanyakan. Akhirnya, mereka cenderung tampil dalam komunitas sendiri.

"Nah ini yang harus diubah. Berikan mereka ruang yang sama. Kami tentu berterima kasih karena ada apresiasi dari masyarakat. Namun, kami juga berharap mereka diberi ruang sehingga mereka cepat beradaptasi," paparnya.

Dia pun menuturkan perjuangan Shinta yang hingga kini bisa bermain piano klasik dan mengaransemen lagu. "Asalkan saja orangtuanya sensitif membaca kemampuan anak, mereka bisa berkembang dengan sangat baik," ujar Anita.

Sensitivitas orangtua untuk mengetahui bakat anak juga diakui Dewi Semarabhawa. Dewi yang memiliki anak autis tersebut menekankan pentingnya melatih anak untuk beradaptasi dengan lingkungan. "Selebihnya tentu saja ialah kesabaran dan ketelatenan," pungkas Dewi. Ths/J-4



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya