Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
JW memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa di Polda Metro Jaya terkait kasus dirinya menampar AM, petugas keamanan Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara.
JW tiba di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (7/7) malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Dia datang dengan didampingi tim pengacaranya.
Pengacara JW, Lisye menyampaikan rasa sesal kliennya atas insiden penamparan tersebut. Atas nama kliennya, Lisye menyampaikan permohonan maaf.
"Kami mendatangi pihak kepolisian, selaku klien kami menyampaikan minta maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian kemarin. Kami atas nama klien sangat menyesal atas peristiwa kemarin," ujar Lisye.
JW yang mengenakan baju biru dongker, dan kacamata hitam tidak berbicara apa pun saat ditanya media. Wanita paruh baya itu tampak lesu begitu turun dari mobil dan berjalan menuju ruang penyidikan untuk dimintai keterangan.
Sebelumnya Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, penyidik akan mencari kepastian terkait kronologis saat insiden penamparan terjadi.
"Nanti kita coba kita tanya. Apakah yang bersangkutan, yang melakukan pemukulan ini, bagaimana ceritanya," kata Rikwanto.
Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu memastikan, meski JW merupakan istri dari jenderal purnawirawan, tidak ada perlakuan khusus yang dilakukan penyidik terhadapnya.
"Kalau di mata hukum itu sama semuanya. Sesuai Undang-Undang itu tidak ada perbedaan. Jadi siapa yang berbuat, kemudian itu melanggar pidana dan dilaporkan ya kita proses. Jadi tidak ada pengaruh sama sekali latar belakang dirinya kalau dilaporkan," pungkas Rikwanto. (MTVN/X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved