Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
RATIH Widadiya, 30, warga Jalan Gajah V, Pondok Timur Indah (PTI), Mustikayaja, Kota Bekasi, kini tidak kawatir meninggalkan kucing ras himalayanya di pet shop.
Lebaran tahun ini merupakan kedua kalinya ia menitipkan 'Snow' di tempat penitipan hewan atau pet shop dekat rumahnya.
"Lebih baik dititipkan, mudik jadi tenang. Peliharaan kita bisa tetap terurus," ungkap Ratih seusai mengambil Snow dari pet shop, akhir pekan lalu.
Menurut Ratih, momentum mudik sudah pasti dimanfaatkan untuk menghabiskan waktu dengan keluarga di kampung halaman, Magelang, Jawa Tengah.
Karena itu, ia tak mau hal tersebut terganggu lantaran masih memiliki tanggungan hewan peliharaan yang tak terurus di dalam rumahnya.
Ia pun memilih untuk menitipkan hewan peliharaan miliknya di tempat penitipan hewan.
Selain kesehatan dan kebersihan hewan miliknya terjaga, ia pun bisa memastikan kucingnya tersebut tidak kekurangan satu apa pun meski sedang ditinggal mudik.
"Sudah ada paket perawatannya juga di tempat penitipan hewan, jadi tidak perlu risau meski ditinggal pergi mudik dalam waktu yang lama," jelas dia.
Endang, seorang paramedis dari klinik hewan Hug Me by Pet di Kota Bekasi, mengaku kebanjiran order saat Lebaran lalu.
Pesanan untuk menitipkan hewan sudah ditutup saat H-3 Lebaran.
"Sudah kami buka sejak H-10 dan ditutup H-3 Lebaran karena sudah melebihi daya tampung kami," ujar Endang.
Endang menjelaskan pelanggan cukup mengeluarkan biaya sebesar Rp65 ribu per hari untuk menitipkan kucingnya.
Bila menitipkan anjing, biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp75 ribu.
Biaya tersebut, kata Endang, sudah termasuk check-up hewan yang akan dititpkan, makanan jenis premium, vitamin, dan perlakuan lainnya.
Dari data yang ada, rata-rata penitipan hewan membanderol jasa mereka berkisar Rp50 ribu hingga 70 ribu per hari untuk kucing dan anjing.
Untuk burung dan iguana Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per hari.
Dibatasi
Kendati mengalami permintaan tinggi, jasa penitipan hewan tidak bisa menerima titipan hewan sebanyak-banyaknya. Jika hewan titipan sakit atau mati, urusan bisa panjang.
"Nama baik dan reputasi kami rusak dan bisnis bisa hancur," ungkap Anggara Fajri, pemilik klinik hewan Hug Me by Pet.
Lantaran itu, ia mengaku tahun ini membatasi jumlah hewan yang akan diterima di klinik hewannya.
Tenaga dan kandang yang dimilikinya tidak memadai.
"Tahun ini kami hanya menerima maksimal 10 hewan peliharaan," ujar dia.
Selain itu, pihaknya pun tidak menerima penitipan hewan di bawah usia empat bulan.
Pada usia itu, antibodi hewan peliharaan belum terbentuk dengan sendirinya.
Karena itu, hewan rentan tertular berbagai macam penyakit.
"Di sini hewan kan bertemu dengan hewan lainnya, maka penyakit rentan menular dari satu hewan ke hewan lain makanya kita tidak menerima hewan di bawah usia empat bulan," tukas dia.
Sementara itu, Hendra, pemilik Madagascar Pet Shop di bilangan Pluit, Jakarta Utara, sudah jauh lebih siap menghadapi Lebaran tahun ini.
"Di sini khusus penitipan anjing saja. Jangan khawatir, kita punya tenaga ahlinya," terang Hendra.
Pemilik satwa kesayangan mulai banyak menitipkan saat H-5 Lebaran.
Sedikitnya, 60 hewan masuk ke Madagascar Pet Shop saat masa libur.
"Biasa menitipkan seminggu sampai dua minggu. Anjing titipan kalau enggak cukup disimpan di sini kita oper cabang lain. Kalau hari biasa sih (anjing yang dititipkan) enggak banyak. Paling Cuma selusin (12 ekor)," paparnya.
Lain lagi bagi Wawan, warga Petukangan, Jakarta Selatan, yang sudah 10 tahun menggeluti jasa penitipan hewan di rumahnya.
Di atas lahan seluas 150 meter persegi, tersedia 100 kandang kucing.
Lima hari jelang Lebaran (H-5), itu sudah penuh terisi.
"Yang nitip dari lingkungan sekitar rumah saja udah banyak. Burung juga banyak. Sekarang kan emang lagi ramai pelihara burung kicauan," ucapnya.
Untuk biaya penitipan, Wawan mematok rata-rata sebesar Rp 50 ribu untuk kucing, burung Rp30 ribu, dan iguana Rp40 ribu.
Harga tersebut untuk biaya penitipan sehari berikut makan.
Setiap libur Lebaran, Wawan dapat menerima order penitipan hingga 100 kucing, empat ekor iguana, serta 40 burung.
Pada libur Lebaran, setidaknya Wawan meraup pendapatan bersih sekitar Rp10 juta.
Berdasarkan pengalaman, belum pernah hewan titipannya mati.
"Paling kadang ada binatang yang stres, tapi enggak sampai mati. Biasa karena harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Kucing yang agak sulit perawatannya," ujar Wawan. (DA/J-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved