Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Memasuki tahun 2026, kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pola makan sehat saat Ramadan meningkat pesat. Salah satu tren yang kini mendominasi meja makan saat dini hari adalah overnight oats. Menu sahur ini menjadi primadona karena kepraktisannya yang tidak memerlukan proses memasak di waktu sempit, sekaligus menawarkan durasi kenyang yang lebih stabil dibandingkan nasi putih.
Alasan utama overnight oats sangat disarankan adalah kandungan serat larut (beta-glucan) yang tinggi. Berbeda dengan nasi putih yang memiliki indeks glikemik tinggi dan cepat memicu rasa lapar kembali, oats melepaskan energi secara bertahap (slow-release energy). Hal ini sangat krusial untuk menjaga stabilitas gula darah selama 13-14 jam berpuasa.
Selain itu, metode perendaman semalam (soaking) membantu memecah asam fitat dalam gandum. Proses ini membuat nutrisi lebih mudah diserap oleh sistem pencernaan dan mengurangi risiko perut kembung, masalah yang sering dikeluhkan saat menyantap menu sahur yang terlalu berat.
Mengadopsi tren global tidak harus mahal. Di Indonesia, kita memiliki kekayaan bahan alam yang bisa menjadi substitusi sempurna untuk membuat menu sahur ini lebih relevan dengan lidah lokal dan tetap hemat dalam penggunaan Mata Uang Rupiah:
Rendam 4-5 sendok makan rolled oats dengan susu cair yang telah diberi aroma daun pandan. Tambahkan satu sendok teh biji selasih. Diamkan di kulkas minimal 6 jam. Saat sahur, tambahkan sedikit siraman gula aren dan potongan pisang. Menu sahur ini memberikan energi instan sekaligus ketahanan kenyang yang lama.
| Perbandingan | Nasi Putih + Lauk | Overnight Oats |
|---|---|---|
| Kecepatan Saji | 15-30 Menit | Langsung Santap |
| Efek Kenyang | Cepat Lapar (Gula Turun) | Lama (Serat Tinggi) |
| Efek Pencernaan | Beresiko Kembung/Begah | Ringan & Melancarkan |
Bagi Anda yang memiliki lambung sensitif, menyantap makanan dingin di waktu sahur mungkin terasa menantang. Solusinya, keluarkan stoples oats dari lemari es sekitar 15-30 menit sebelum waktu sahur agar suhunya mendekati suhu ruang. Menambahkan sedikit parutan jahe pada campuran oats juga dapat membantu menenangkan lambung selama berpuasa.
Bolehkah overnight oats dipanaskan?
Boleh. Jika Anda tidak suka sensasi dingin, Anda bisa menghangatkannya di microwave selama 30-60 detik sebelum dikonsumsi sebagai menu sahur hangat.
Berapa lama oats ini bertahan?
Dalam wadah kedap udara di dalam kulkas, overnight oats bisa bertahan hingga 3-4 hari. Namun, disarankan untuk menambahkan buah segar sesaat sebelum dimakan agar tidak cepat asam.
Beralih ke menu sahur seperti overnight oats bukan sekadar mengikuti tren, melainkan investasi kesehatan untuk menjalankan ibadah puasa dengan lebih produktif di tengah aktivitas yang padat.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved