Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Jelajah Rasa: Daftar 50 Makanan Khas Indonesia dan Asalnya Lengkap

Thalatie K Yani
02/1/2026 10:00
Jelajah Rasa: Daftar 50 Makanan Khas Indonesia dan Asalnya Lengkap
Mie Aceh(Pinterest)

Indonesia dikenal dunia sebagai surga kuliner dengan cita rasa rempah yang kuat dan beragam. Kekayaan budaya dari Sabang hingga Merauke melahirkan ribuan resep tradisional yang diwariskan turun-temurun. Bagi Anda yang ingin mengeksplorasi kekayaan rasa Nusantara, berikut adalah ulasan komprehensif mengenai 50 makanan khas Indonesia dan asalnya yang wajib diketahui dan dicicipi oleh para pencinta kuliner.

Kuliner Khas Pulau Sumatra

Sumatra terkenal dengan masakan yang menggunakan santan kental dan bumbu rempah yang tajam serta pedas.

  1. Mie Aceh (Aceh): Mie kuning tebal dengan irisan daging sapi, kambing, atau makanan laut, disajikan dalam sup sejenis kari yang gurih dan pedas.
  2. Bika Ambon (Sumatera Utara): Kue pipih berwarna kuning dengan tekstur bersarang. Meski namanya Ambon, kue ini adalah oleh-oleh khas Medan.
  3. Arsik (Sumatera Utara): Masakan ikan mas khas Batak Toba yang dimasak dengan bumbu kuning dan andaliman.
  4. Rendang (Sumatera Barat): Dinobatkan sebagai salah satu makanan terenak di dunia, rendang adalah olahan daging sapi yang dimasak lama dengan santan dan rempah hingga kering.
  5. Sate Padang (Sumatera Barat): Sate daging sapi atau lidah dengan kuah kental berwarna kuning atau kemerahan yang kaya rempah.
  6. Gulai Belacan (Riau): Olahan udang berkuah santan dengan campuran terasi (belacan) dan asam jawa.
  7. Gulai Ikan Patin (Jambi): Masakan ikan patin dengan kuah tempoyak (durian fermentasi) yang memberikan rasa unik.
  8. Pendap (Bengkulu): Ikan yang dibumbui dengan rempah-rempah, parutan kelapa muda, lalu dibungkus daun talas dan direbus hingga matang.
  9. Pempek (Sumatera Selatan): Olahan daging ikan dan tepung kanji yang disajikan dengan kuah cuko yang pedas, manis, dan asam.
  10. Mie Celor (Sumatera Selatan): Mie yang disajikan dengan kuah santan kental dicampur kaldu udang, tauge, dan telur rebus.
  11. Seruit (Lampung): Ikan bakar atau goreng yang dicampur dengan sambal terasi, tempoyak, atau mangga.

Kuliner Khas Pulau Jawa

Pulau Jawa menawarkan variasi rasa dari manis (Jawa Tengah & Yogya) hingga gurih dan pedas (Jawa Timur & Jawa Barat).

  1. Sate Bandeng (Banten): Ikan bandeng yang durinya sudah dihilangkan, dagingnya dihancurkan, dibumbui, lalu dimasukkan kembali ke kulitnya dan dibakar.
  2. Kerak Telor (DKI Jakarta): Makanan khas Betawi dari beras ketan putih, telur ayam/bebek, ebi sangrai, dan bawang goreng.
  3. Soto Betawi (DKI Jakarta): Soto dengan kuah santan dan susu yang berisi daging sapi serta jeroan, memberikan rasa yang creamy.
  4. Serabi (Jawa Barat): Kue dari tepung beras dan santan. Di Bandung, serabi sering disajikan dengan berbagai toping modern maupun kinca (gula merah).
  5. Karedok (Jawa Barat): Salad khas Sunda yang terdiri dari sayuran mentah dengan bumbu kacang yang segar.
  6. Batagor (Jawa Barat): Singkatan dari Bakso Tahu Goreng, disajikan dengan bumbu kacang dan kecap manis.
  7. Lumpia (Jawa Tengah): Jajanan khas Semarang berisi rebung, telur, dan daging ayam atau udang yang dibungkus kulit tipis.
  8. Garang Asem (Jawa Tengah): Olahan ayam yang dimasak menggunakan daun pisang dengan rasa asam pedas dari belimbing wuluh.
  9. Nasi Gandul (Jawa Tengah): Nasi dengan kuah santan gurih berwarna kecokelatan dan potongan daging sapi, khas Pati.
  10. Gudeg (DI Yogyakarta): Nangka muda yang dimasak dengan santan dan gula merah selama berjam-jam, menghasilkan rasa manis yang legit.
  11. Sate Klathak (DI Yogyakarta): Sate kambing yang dibakar hanya dengan bumbu garam, uniknya menggunakan jeruji besi sebagai tusukannya.
  12. Rawon (Jawa Timur): Sup daging sapi berkuah hitam pekat yang berasal dari penggunaan kluwek.
  13. Rujak Cingur (Jawa Timur): Campuran sayuran, buah, dan irisan cingur (moncong sapi) dengan bumbu petis udang.
  14. Soto Lamongan (Jawa Timur): Soto ayam dengan kuah kuning bening yang ditaburi bubuk koya gurih.
  15. Tahu Tek (Jawa Timur): Tahu goreng, lontong, dan kentang yang disiram bumbu petis kental.

Kuliner Khas Bali dan Nusa Tenggara

Wilayah ini terkenal dengan bumbu yang tajam (basa genep) dan cita rasa pedas yang menggigit.

  1. Ayam Betutu (Bali): Ayam utuh yang diisi bumbu rempah, dibungkus daun pisang, dan dipanggang dalam sekam api.
  2. Sate Lilit (Bali): Daging cincang (ikan atau ayam) yang dicampur parutan kelapa dan dililitkan pada batang serai atau bambu.
  3. Ayam Taliwang (Nusa Tenggara Barat): Ayam bakar dengan bumbu cabai super pedas khas Lombok.
  4. Plecing Kangkung (Nusa Tenggara Barat): Kangkung rebus yang disajikan dengan sambal tomat segar dan perasan jeruk limau.
  5. Catemak Jagung (Nusa Tenggara Timur): Makanan penutup berbahan dasar jagung, labu lilin, dan kacang hijau.
  6. Se'i Sapi (Nusa Tenggara Timur): Daging sapi yang diasap dengan kayu kusambi sehingga memiliki aroma khas.

Kuliner Khas Pulau Kalimantan

Masakan Kalimantan banyak dipengaruhi oleh budaya Melayu, Dayak, dan Tionghoa.

  1. Bubur Pedas (Kalimantan Barat): Bubur sambas yang berisi berbagai macam sayuran dan beras sangrai.
  2. Soto Banjar (Kalimantan Selatan): Soto berkuah bening dengan aroma rempah kayu manis, biji pala, dan cengkeh yang kuat.
  3. Ketupat Kandangan (Kalimantan Selatan): Ketupat dengan lauk ikan gabus panggang yang dimasak dalam kuah santan.
  4. Juhu Singkah (Kalimantan Tengah): Masakan khas Dayak berupa rotan muda yang dimasak dengan ikan baung dan rempah-rempah.
  5. Ayam Cincane (Kalimantan Timur): Ayam kampung yang dibumbui bumbu merah lalu dibakar, biasanya disajikan saat pesta.

Kuliner Khas Pulau Sulawesi

Sulawesi adalah surga bagi pencinta olahan ikan dan makanan berkuah yang segar.

  1. Coto Makassar (Sulawesi Selatan): Sup jeroan sapi yang direbus lama dalam air cucian beras dan kacang tanah sangrai yang dihaluskan.
  2. Sop Konro (Sulawesi Selatan): Sup iga sapi dengan kuah berwarna cokelat gelap dari kluwek dan rempah yang kaya.
  3. Pallubasa (Sulawesi Selatan): Mirip dengan Coto, namun kuahnya dicampur dengan kelapa parut sangrai yang memberikan tekstur unik.
  4. Kapurung (Sulawesi Selatan): Makanan dari sagu yang disiram kuah ikan, sayuran, dan mangga muda.
  5. Tinutuan / Bubur Manado (Sulawesi Utara): Bubur beras yang dimasak dengan labu kuning, singkong, jagung, bayam, dan kemangi.
  6. Cakalang Fufu (Sulawesi Utara): Ikan cakalang yang dibelah dua, dijepit bambu, dan diasap hingga matang.
  7. Lapa-Lapa (Sulawesi Tenggara): Makanan dari beras ketan yang dimasak dengan santan, dibungkus janur kelapa, mirip lontong namun lebih gurih.
  8. Sup Kaledo (Sulawesi Tengah): Sup tulang kaki lembu (sapi) dengan kuah asam pedas yang segar, dinikmati dengan menyedot sumsumnya.
  9. Binte Biluhuta (Gorontalo): Sup jagung siram yang dicampur dengan ikan cakalang, udang, dan parutan kelapa.

Kuliner Khas Maluku dan Papua

Makanan pokok di wilayah timur Indonesia ini umumnya berbasis sagu dan hasil laut yang melimpah.

  1. Gohu Ikan (Maluku Utara): Sering disebut sashimi Ternate, berupa ikan tuna mentah yang dipotong dadu, dicampur tumisan bumbu, kenari, dan kemangi.
  2. Ikan Kuah Pala (Maluku): Masakan ikan dengan kuah asam segar yang menonjolkan rasa buah pala asli Banda.
  3. Papeda (Papua & Maluku): Bubur sagu yang bertekstur lengket seperti lem, biasanya disantap dengan ikan kuah kuning.
  4. Ikan Kuah Kuning (Papua): Pasangan sejati papeda, ikan tongkol atau mubara dimasak dengan kunyit dan kemangi.

Itulah daftar lengkap 50 makanan khas Indonesia dan asalnya yang membuktikan betapa kayanya warisan kuliner bangsa ini. Setiap hidangan tidak hanya menawarkan rasa yang lezat, tetapi juga cerita tentang budaya dan kearifan lokal daerah masing-masing. Sudahkah Anda mencicipi semuanya?



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya