Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMILIHAN umum (Pemilu) 2019 banyak diwarnai dengan diskusi dalam isu-isu ekonomi baik di media masa maupun media sosial.
PESAN Damai dari Abu Dhabi. Demikian judul Editorial Media Indonesia pada Kamis (7/2). Judul ini mengungkapkan secara tepat substansi perjumpaan dua pemimpin agama dunia, yakni Imam Besar Al Azhar, Syekh Ahmed al-Tayeb dan Pemimpin Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus.
Dalam situasi seperti itu, ingat kita pada John F Kennedy yang pernah berkata, "Jangan cari jawaban pada kandidat A atau jawaban dari kandidat B, tapi carilah jawaban yang benar."
Harus lebih banyak usaha semacam peristiwa Asian Games yang menumbuhkan similaritas dan keterpaduan dari keragaman Indonesia. Kompetisi dengan bangsa-bangsa lain bukan saja bisa memacu prestasi, tapi juga bisa mentransformasikan konflik-konflik persaingan internal menuju kontestasi dengan 'lawan' bersama dari luar.
Debat perdana harus mampu membentuk atmosfer politik harapan, bukan meneguhkan politik ketakutan. Dari debat kita berharap muncul dialektika cerdas, bukan sekadar seremonial yang formalitas.
TAHUN 2019 merupakan tahun sangat menentukan dalam perjalanan konsolidasi demokrasi di Indonesia. Untuk pertama kali dalam sejarah, pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) akan diselenggarakan secara serentak pada hari yang sama, 17 April 2019.
Aksi teror yang dilakukan tentu tidak terjadi begitu saja. Ada beragam motif dan tujuan di balik teror tersebut, misalnya, motif ideologis, politik, atau gangguan keamanan. Bahkan, terorisme internasional terus berupaya melebarkan jejaringnya dengan bermacam-macam propaganda, berusaha merekrut, membaiat, mengiming-imingi, dengan berkedok agama tertentu, mampu menyeret segelintir orang untuk melakukan aksi bom bunuh diri.
Mengoreksi dan Melanjutkan Seleksi CPNS 2018
Rasa kekurangnyamanan terhadap perilaku yang bersifat diskriminatif (hostile sexism) dalam proses pemberian suara di Majelis Rendah, juga menunjukkan perilaku diskriminatif yang nyata terhadap kaum perempuan. Hal ini kemudian telah mendorong kaum perempuan untuk memilih politisi Demokrat, dan menjadi peringatan dini bagi politisi GOP yang terlalu dekat dengan diskursus Presiden Trump yang bersifat memecah dan sangat bernuansa kebencian.
Kampanye harus mampu melahirkan harapan bahwa kita menuju ke arah yang tepat, bukan sebaliknya. Dengan munculnya harapan, warga akan tergerak secara sukarela ke bilik suara. Adu gagasan dan program ialah keniscayaan. Bukan eranya lagi para kandidat menjadikan hujatan, kebohongan, dan ujaran kebencian sebagai senjata andalan!
DI tengah bumi Indonesia yang kian retak, kedatangan Hari Sumpah Pemuda ibarat tetes hujan yang menyela musim kemarau; membawa harapan peluluhan kembali belahan-belahan tanah, yang memungkinkan tanaman tumbuh-subur kembali. Itu semua bisa terjadi, manakala kita bisa menyalakan kembali api semangat Sumpah Pemuda.
DI ujung tahun keempat pemerintahannya, berdasarkan survei berkala yang dilakukan SMRC, sekitar enam bulan menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019
Perang dagang tidak hanya akan melukai perekonomian negara-negara kecil, tetapi bahkan negara besar yang mestinya menjadi pemenang pun juga akan menderita. Semuanya menjadi pecundang. Karena itu, solidaritas dan soliditas dari seluruh negaranegara di dunia sangat diperlukan. Sinyal itulah yang dikirimkan Presiden Jokowi dari Nusa Dua, Bali.
BELUM kering air mata kita bersimpati kepada saudara-saudara kita di Lombok dan Sumbawa yang terkena bencana gempa bumi pada Juli-Agustus 2018.
Di tengah kondisi bangsa yang sedang diuji letupan konflik akibat benturan kepentingan dan pemahaman, kelima jalur itulah yang menjadi jalan kesaktian Pancasila menuju keselamatan dan kebahagiaan hidup bersama.
Sejatinya, masa kampanye itu tidak berbeda jauh dari 'masa promosi' di dalam dunia bisnis. Berhasil tidaknya promosi, pada akhirnya tidak bisa dilepaskan dari 'barang dan jasa' yang dipromosikan, selain faktor-faktor lain, seperti tingkat persaingan 'barang dan jasa' sejenis di pasar serta keeratan kaitan antara produsen dan konsumen.
Putusan Mahkamah Agung ini akan berpotensi menipu pemilih pada Pemilu 2019 karena akan disuguhi caleg-caleg yang mantan koruptor sehingga pemilih yang tak memiliki informasi cukup tentang calon legislatif tertentu akan cenderung memilih caleg koruptor. Itu karena mereka ini biasanya memiliki jaringan sosial serta modal uang yang cukup untuk memengaruhi dan membeli suara pemilih (vote buying).
Di Pilpres 2019, kunci kemenangan ada tiga. Pertama, ceruk pemilih di Jawa dan Sumatra yang plus-minus jumlahnya 78,5%. Kedua, ceruk pemilih muslim plus-minus jumlahnya 87,6%. Ketiga, ceruk pemilih muda yang terdiri dari generasi Z dan generasi Y (milenial) yang jumlahnya plus-minus 52%.
Terobosan Komisi Pemilihan Umum (KPU) lewat penerbitan PKPU No 20 Tahun 2018 tentang larangan bagi eks narapidana kasus korupsi untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif sesungguhnya merupakan oasis di tengah prahara pemberantasan korupsi di Indonesia. Namun, niat baik dan terobosan berani KPU ini dimentahkan Bawaslu dengan meloloskan lima mantan koruptor untuk menjadi bakal caleg 2019.
Bawaslu seharusnya kembali sadar akan posisi ranah kewenangannya. Apalagi, sikap itu seakan membuka ‘kotak pandora’, yang mendorong dan seakan membantu para koruptor untuk kembali memasuki ruang publik dengan cara mempersoalkan putusan KPU.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved